TUGAS ILMU ALAMIAH DASAR (2): DARI SOAL MENJADI ARTIKEL

Sering kita pusing atau kesal menghadapi persoalan, bahkan kita menyalahkan siapa saja yang memberi persoalan tersebut. Kalau kita menghindar atau tidak mau menerima persoalan maka kita tidak akan mempunyai jawaban! Makin banyak persoalan yang kita hadapi dan mampu kita selesaikan maka makin tinggi kemampuan kita. Persoalan bagai anak tangga yang harus kita lewati untuk mencapai puncak. Jika kita ingin ke puncak gunung dan persyaratannya adalah harus mendaki maka kita akan mendakinya. Jika kita tak ingin ke puncak pmaka cukuplah bersantai-santai di dataran rendah saja…..Hadapi persoalan hidup, hiduplah kita. Jawablah soal-soal dan jadikanlah sebagai artikel. Postkan artikel tersebut di blogmu dan di blog ini. Enjoy aja lagi…

About these ads

43 thoughts on “TUGAS ILMU ALAMIAH DASAR (2): DARI SOAL MENJADI ARTIKEL

  1. ALAM SEMESTA & TATA SURYA
    Terbentuknya alam semesta baru merupakan sebuah teori meskipun sudah banyak penelitian,namun tetap masih dalam tingkat teori saja.Pada dasarnya ada dua pendapat tentang terbentuknya alam semesta.

    1. Teori pemuaian di kemukakan oleh Hubble(1940) dan di kembangkan oleh pakar astronomi,lalu muncullah teori dentuman besar oleh George Gamow.Gamow,pakar kelahiran Rusia yang bekerja di Amerika,mengemukakan bahwa alam semesta pernah merupakan suatu bola raksasa padat yang terdiri atas neutron dan di sebut Yelm.Yelm meledak,terpencar ke alam luas dan menguraikan neutron menjadi proton dan elektron(di perkirakan ini terjadi 10 miliar tahun yang lalu).Setelah 30 juta tahun,suhu alam semesta menurun dan terbentuklah awal mula galaksi.
    2. Teori keadaan tetap di kemukakan oleh Fred Hoyle,Herman Bondi,dan Thomas Gold yang menyatakan bahwa alam semesta terus-menerus dalam keadaan tetap,tidak berawal dan tidak berakhir.

    Tidak semua planet di Tata surya dapat di huni(ada kehidupan),hanya planet Bumi yang dapat di huni(ada kehidupan).Karena dalam Bumi kita terdapat banyak sumber kehidupan yang tak di miliki oleh planet lain dan suhu di planet Bumi lebih baik dari suhu di planet lain.

    Dalam Bumi terdapat banyak lapisan yang melindungi Bumi:

    1. Lapisan inti Bumi disebut barisfer atau sentrosfer
    2. Lapisan kulit bumi yang padat disebut litosfer
    3. Lapisan air pada permukaan bumi disebut hidrosfer
    4. Lapisan gas yang melapisi bumi disebut atmosfer

    Lapisan Udara/Lapisan gas(atmosfer) terdiri dari:

    1. Troposfer ialah lapisan di bawah atmosfer
    2. Stratosfer ialah atmosfer diatas trofosfer
    3. Ionosfer ialah lapisan atmosfer di atas stratosfer
    4. Dissipasifer ialah lapisan atmosfer diatas ionosfer

  2. PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA
    Hubungan kehidupan manusia dengan alam dibedakan atas 2 tingkatan :

    1. NaturalMan (Manusia Alam) adalah manusia yang masih sangat bergantung pada alam. Dia menganggap dirinya adalah bagian dari alam.
    Natural Man erat kaitannya dengan alam karena hidupnya bergantung pada pemberian alam (Food Gathering).
    Natural Man mayoritas bermata pencarian berburu untuk memperoleh daging dan meramu untuk memperoleh sayuran, kedua-duanya untuk kebutuhan hidupnya. Kebutuhan primernya juga masih bergantung pada alam.
    Natural Man masih menganut sistem kepercayaan berupa Animisme, Dinamisme, atau Totemisme.

    2. Cultural Man (Manusia Budaya) adalah manusia yang sudah menguasai alam. Dia menganggap dirinya sebagai raja duniaPada awalnya Cultural Man masih bergantung pada alam, seperti bercocok tanam dan memelihara ternak. Kemudian dilakukan atau diusahakan dengan cara menghasilkan apa yang dibutuhkan untuk hidupnya.
    Cultural Man sudah lebih maju dibandingkan Natural Man. Mata pencarian Cultural Man menghasilkan atau menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk hidupnya maupun untuk orang lain. Seperti membuat baju, rumah, dll. Dalam soal kepecayaan Cultural Man sudah beragama yang sifatnya samawi.

    Jadi, bisa bisa disimpulkan Cultural Man lebih maju dan modern dibandingkan dengan Natural Man baik dalam kaitannya dengan alam, mata pencarian, maupun kepercayaan.

    Tentang Mitos

    Di zaman sekarang maupun dahulu masih banyak orang yang percaya dengan mitos. Mitos dipercayai kebenarannya karena 3 faktor yaitu:

    Pertama, karena keterbatasan manusia.
    Kedua, karena keterbatasan manusia.
    Ketiga, karena keingintahuan manusia buat sementara terpenuhi.

    Pada zaman dahulu manusia memiliki cara – cara untuk memperoleh pengetahuan diantaranya:

    a. Prasangka, berarti sangkaan sebelumnya.
    b. Intuisi, adalah pandangan batiniah yang serta merta tembus mengenai suatu peristiwa atau kebenaran tanpa penuturan pikiran/ilham
    c. Coba ralat (Trial dan Error) dengan mencoba-coba, walupun sering salah, orang sudah melakukan semacam experimen dalam metode ilmiah modern.

  3. if u mean ar an article about life, i have been write articles about smoking should be banned, discussion about jakarta is the best way to make our dream come true and the last is the problem of indonesia education on my blog!

  4. HI… Reader do you know Pure science and Pseudoscience???
    Here I wanna try to explain them………..

    PURE SCIENCE

    Pure science or Fundamental science is science that describes the most basic objects, forces, relations between them and lows governing them, such that all other phenomena may be in principle derived from them following the logic of scientific reductionism. Physics is a typical pure science, chemistry is sometimes included. There is a difference between pure science and applied science. Pure science, in contrast to applied science is defined as a pure knowledge it develops. The progress of pure science is based on well controlled experiments and careful observation. Pure science is dependent upon deductions from demonstrated truths or is studied without regard to practical application. Pure science has traditionally been associated with the natural science, however research in the social and behavioral sciences can be deemed pure science as well if the researcher adheres to the same scientific methods common to these other field.

    PSEUDOSCIENCE

    Pseudoscience is a methodology, belief, or practice that is claimed to be scientific, or that is made to appear to be scientific, but which does not adhere to an appropriate scientific methodology, lacks supporting evidence or plausibility, or otherwise lacks scientific status. The term comes from the Greek prefix pseudo- (false or pretending) and science (from Latin scientia meaning “knowledge”). An early recorded use of the term was in 1843 by the French physiologist Francios Magendie. As thought in certain introductory science classes, pseudoscience is any subject that appears superficially to be scientific, or whose proponents state that is scientific, but which nevertheless contravenes the testability requirement or substantially deviates from other fundamental aspects of the scientific method. The term is inherently pejorative, because it is used to assert that something is being inaccurately or deceptively portrayed as science and those labeled as practicing or advocating it normally dispute the characterization.

    part II

    If we talk about Resources, there are two kinds of resources in our earth. They are Renewable Resources and Non- Renewable Resources. What the difference of them???

    Renewable Resources is if it replaced by natural processes at rate comparable or faster than its rate of consumption by humans. Solar radiation, tides, wind and hydroelectricity are in no danger of a lack of long-term availability. Renewable resources may also mean commodities such as wood, paper, and leather, if harvesting is performed in a sustainable manner. Some natural renewable resources such as geothermal power, fresh water, timber, and biomass must be carefully managed to avoid exceeding the world’s capacity to replenish them. A life cycle assessment provides a systematic means of evaluating renewability. Wind energy can produce electricity in regions when steady winds blow. Giant’s wind turbines capture wind’s energy and use it to power generator. Biomass is material that is formed from living organism, such as wood and agricultural wastes. Biomass can be burn to produce electricity or be converted to a gas and used for fuel. Solar energy can also be used to produce electricity. Solar cell change the radiant energy of the sun to electricity energy. Some calculators and portable radios are powered by solar cells.

    Non-Renewable resources is a natural resources which cannot be produced, grown, generated, or used on a scale which can sustain its consumption rate. These resources often exist in a fixed amount, or are consumed much faster than nature can create them. Fossil fuels (such as coal, petroleum and natural gas) and nuclear power (uranium) are examples. Nuclear power plants rely on uranium, a type of metal that is mined from the ground and specially processed. Heat released from splitting uranium atoms is used to convert water into stem that turns turbines.

    Part III

    Stages Through Which Human Beings to Meet Their Needs

    Based on recorded in history, human life always have change from one time to another time. In the first civilization, human depend on entirely the nature. They meet their needs with food gathering. They gather to get vegetable and fruit and hunting animals to get meat. They still use simple equipment from stone or wood or from animal bone. All their primer need still depend on the nature. For example, their clothes are made from tree bark, their house made in the top of tree to avoid wild animals, or they live in a cave. They are nomad. They will go to another place if the food supply is exhausted.
    In the next civilization, human can dominate the nature. Now, they can meet their need with food producing. They can produce what they need. for the first, food producing is still interrelated with nature, such as till or work the soil and breeding. Because of their knowledge, now they can create and use modern tools to make their work easier. In this step, human can be called as second creator. They can make something new from exist materials and make them more useful, more beautiful and can be used as merchandise to be sold and get money.

  5. NATURAL BASIC SCIENCE

    Question :
    1. Sebutkan dan terangkan tujuan MKU diberikan di perguruan tinggi ?
    2. Sebutkan dan terangkan apa pertimbangan yang digunakan, mengapa IAD perlu diberikan di fakultas-fakultas noneksakta ?
    3. Indonesia secara geologis terletak antara 3 lempengan : Asia, Dasar pasifik, Indo-Australia, terangkan apa keuntungan dan kekurangannya ?
    Answer :
    1. Secara khusus tujuan MKU adalah:
     Meningkatkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki.
     Meningkatkan pengetahuan mahasiswa baik dalam hal keilmuan pengembangan ilmu alamiah dasar.
     Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kalangan masyarakat di perusahaan.
     Memacu motivasi untuk meneliti mahasiswa yang berminat menjadi calon pengajar.
     Membuka peluang untuk memperoleh pengalaman praktis bagi dosen pembimbing mahasiswa.
     menciptakan keterkaitan dan kesepadanan antara perguruan tinggi dengan dunia pendidikan.
    2. Pertimbangan yang digunakan, ilmu alamiah dasar perlu diberikan di fakultas-fakultas noneksakta :
     Dalam IAD di berikan ilmu pengetahuan alam ( IPA ) yang perlu diketahui atau didalami, sehingga pengetahuan seorang sarjana dari fakultas noneksakta tentang ilmu tersebut dapat juga di andalakan.
     Dalam IAD juga dibicarakan soal teknologi yang sifatnya terapan atau pengetahuan lain, misalnya : untuk fakultas ekonomi cukup dikenal bagaimana baik buruknya teknologi yang harus diperhitungkan dari sekarang.
     Dalam IAD juga dibicarakan soal kelangsungan kehidupan dibumi. Sekarang ini banyak tindakan yang dirasakan membahayakan kehidupan dibumi yang harus dicegah demi kelestarian kehidupan pada umumnya.
     Manusia perlu sadar akan kandungan kekayaan bumi, baik yang sudah dimanfaatkan maupun yang belum dimanfaatkan, semuanya ditunjukankan untuk meningkatkan kemakmuran hidup manusia. Khususnya Indonesia bangsanya wajib mempelajari kekayaan alamnya, sehingga sampai berapa jauh dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran. Sementara itu juga disadari bahwa dengan kekayaan alm melimpah, pihak asing ingin menguasai Indonesia untuk dijadikan sumber kehidupannya seperti yang dilakukan oleh jepang kepada penduduk Indonesia ( 1942-1945 ).
    3. Indonesia secara geologis terletak antara 3 lempengan, hal itu memberikan keuntungan terhadap Indonesia yaitu suburnya tanah Indonesia dan banyaknya ditemukan mineral istimewa dipapua yang terletak antara kedua pertemuan gunung tersebut. Akan tetapi hal itu juga memberikan dampak negative atau kekurangnya adalah serin terjadi gempa vulkanis dan tektonis yang banyak menelan korban, dikarnaka Indonesia memiliki 128 gunung berapi yang aktif, diantaranya adalah Krakatau ( 1883 ) yang menelan korban mencapai 36.000 jiwa. Juga di aceh terjadinya gelombang tsunami.

  6. Articles about atom and solar energy

    Atom is the smallest particle of a chemical element. Defined as the atomic particles when you still have the properties of certain atoms.
    Rutherford atomic model be modified slightly by the discovery of the neutron by James Chadwick. Chadwick found that particle bombardment-? to beryllium can produce neutrons, uncharged particles, but with a mass slightly larger than the proton mass. Thus, contemporary atomic model is a model with a large nucleus which contains protons and neutrons surrounded by a thin cloud of electrons. The presence of neutrons also explains why the atomic mass is heavier than the total mass of protons and elektronnya.Dengan basic understanding of the fundamentals of atoms such as electrons, protons, and neutrons, then it can be enabled by the existence of more complex models and complete more than enough atoms that can explain the nature and characteristics of atoms and atomic compounds
    J. Chadwick (1891 – 1994) found that three kinds of particles are not electrically charged and has a mass exactly equal to the mass of the proton. These particles called neutrons together – together with protons in the nucleus.
    Subsequent research showed that the hydrogen atom consists of only one proton in its core and one skin containing one electron atom. Positively charged protons and negatively charged electrons. Practical atomic mass of the charged proton is negative. Practical atomic mass of hydrogen is essentially due to the mass of the proton 1840 times the weight of heavy electron. Electron mass was considered absent and the proton mass is considered equal to one.
    Atomic mass of elements – other elements depending on the mass of the element of atomic nuclei and this depends on the mass of neutron. For example, the atomic mass of oxygen is 16, meaning there are eight protons on the oxygen and eight neutrons in the nucleus. Oxygen atomic number is 8, illustrates that there are protons inside an atom was, besides, there are other particles that are still in the research, namely possiton and mesons. Positron is positively charged particle with mass equal to an electron. Meson is a particle with mass between electrons and protons.
    Niels Bohr (1885 – 1962) proposed a theory which states that atoms are the smallest solar system (miniature). Atomic nucleus as the sun and electrons – electrons as planets orbit around the nucleus. Electron – electron circulating across the elliptical orbit with the speed of light. Neils Bohr discovered that the location – the location of a particular electron and limited. Electrons can be thrown out of orbit and away from the core, sometimes – sometimes even into orbit closer to the core by exempting smaller than the electron energy is far from the core. To move an electron from the trajectories are close to the nucleus to the path further from the nucleus is required tambahasn energy. Conversely, an electron from the outer path far to the trajectory in the near nucleus releasing energy. Energy is released and added a certain amount of so-called quantum.
    In general, an atomic nucleus with an electron in a state of balance means that the position is stable. Whenever a state or changing the core structure, the electron state of change. Neils Bohr’s conclusion is:
    Electron – electron orbit around the nucleus with a certain speed and through the track – a particular trajectory Similarly, path-lintasn certain speeds and through the track – a particular trajectory Anyway, this path there is an ellipse-shaped and some are shaped circle (stable orbit). During the circulation along the orbit of a stable, electron – electron will lose energy.
    According to the Bohr atom model, the electrons surrounding the nucleus in certain paths, called electron shells or energy levels. The lowest energy level of electron shells are located at the inside, getting out of her skin and the greater the number the higher the level of energy.
    [Slideshow]
    Experiment Bohr
    [Slideshow]
    Pros and Cons
    Excess
    Bohr atom is that atom consists of a few skins for the transfer of electrons.
    Weakness
    This atomic model is not able to explain the Zeeman effect and the effects Strack
    Neils Bohr’s failed experiment with other atoms except hydrogen, but the failure was repaired by Schrodinger that Bohr’s theory can be established.
     Skin I can only be filled two electrons
     Skin II can only be filled with eight electrons
     Skin III can only be filled with 18 electrons
     Skin IV can be filled only 32 electrons
    Atom model of quantum mechanics developed by Erwin Schrodinger (1926). Before Erwin Schrodinger, an expert from the German Werner Heisenberg developed the theory of quantum mechanics known as the uncertainty principle is “no way can be determined the position and momentum of an object at the same time carefully, which can is determined kebolehjadian find electron at a certain distance from the nucleus. “

    In the broadest sense, solar power sources or the sun not only consist of direct pollution to the earth, but also includes the effects of indirect sunlight, such as wind power, water, and heat the ocean. In fact, also include agricultural waste that can be utilized as an energy source. The chart below shows schematically the origin of energy and man-made solar radiation transformed into energy that can be utilized.

    In the process I: The rays of the sun captured by leaves grow – plants, collected in the form of wood and biomass as fuel wood or biomass which can be exploited by humans.
    In the process II: showing the solar radiation that heats the atmosphere, resulting in the displacement of air in the form of winds and currents transmit.
    Process III: The solution is heated, there are two things that go up as the first water vapor into clouds and falls back to earth in the form of rain. The rainfall in the mountains and flowing water disungai represents the potential water power. Second, the solution is heated, the upper ocean layer is hotter than the bottom layer. This heat is a potential energy which can be exploited by way of ocean thermal energy conversion (KEPL)
    In the process IV: the sun’s heat is used directly as it occurs in drying clothes, drying the dried fish, or making salt on the beach which has long made human.
    In the process of V, VI and VII: pemafaatan solar thermal collectors dilakuakan with man-made, is intended as a tool for catching and collecting sunlight,
    [Slideshow]

  7. Kita ketahui bahwasanya manusia adalah mahluk yang paling sempurna di bandingkan mahluk ciptaan allah yang lainnya.
    Mausia memiliki dua perbedaan menurut tingkatannya ,yang pertama manusia dengan tumbuhan ,yang kedua manusia dengan hewan .Akal dan budi yang mampu membedakan mausia dengan mahluk lainnya.Kenapa dikatakan seperti ini ?Karna manusia mempunyai sifat naluri dan nalari yang mana dilandasi oleh akal dan budi pekerti.Oleh karna itu manusia mampu mampergunakan akalnya untuk penalaran atau pemikirin yang logis dan analistis dalam mengatasi,dan memikirkan sesuatu yang dilandasi dengan ilmu.yang mana hal ini tidak dapat dimilki oleh mahluk lainnya.Oleh karna itu manusia adalah mahluk yang paling tinggi tingkatannya diantara mahluk yang lainnya.Manusia memilki kesamaan,dan pebedaan yang amat tipis dengan hewan dalam perkembangbiakannya.Adapun kesamaan yang dimiliki antara manusia dengan hewan adalah perkembangbiakan seksual dan internnya.tetapi perbedaannya adalah jika manusia lebih melindungi anak-anaknya dari pada hewan karna hewan itu lebih extern kepada anak-anaknya .Oleh karna itu manusia lebih baik dalam melindungi dan menjaga anak-anaknya.kenapa? karna mausia dilandasi dengan akal yang sehat,sempurna.hati nurani,dan kasih sayang yang tiada batas terhadap anak-anaknya hingga mereka dewasa yang disertai dengan ilmu pengetahuan dan al-qtran .tidak seperti hewan jika anak-anaknya sudah dapat mencari makan sendiri maka sang induk akan meninggalkannya begitu saja ,karna hewan tidak dilandasi dengan akal yang sempurna,hati nurani dan ilmu-ilmu.Maka dari itu perkembangbiakan manusia dengan hewan itu berbeda pada intinya.Apakah anda setuju jika manusia keturunan kera ?????itulah yang dikatakan beliaulah mahluk allah yang pertama kali allah ciptakan dimuka bumi oleh charles darwin dalam penelitiannya.bahwa manusia adalah keturunan kera .tapi menurut saya.saya amat tidak setuju jika manusia dikatakan keturunan kera.karna manusia itu berasal dari manusia itu sendiri,karna allah menciptakan manusia yang paling sempurna diantara mahluk lainnya,jika manusia keturunan kera berarti manusia adalah termasuk hewan.dan allah pun tidak menjelaskan dalam kitab suci al-qurannya bahwa manusia adalah keturunan kera .tetapi sebaliknya bahwasanya manusia adalah keturunan nabi adam saw,kenapa karna? sebagai manusia,

  8. PART I :

    Kualitas Sumber Daya Manusia

    Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu disiplin ilmu manajemen yang telah menitik beratkan pada kajian aspek manusia dengan segala aktivitasnya. Aspek manusia menjadi sangat penting, seperti modal, metode, bahkan teknologi yang ada tidak akan berfungsi dengan baik jika tidak ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia dengan demikian dapat dikatakan bahwa sumber daya manusia merupakan penentu keberhasilan dalam organisasi.
    Agar pemahaman tentang manajemen sumber daya manusia menjadi lebih jelas, penulis akan memberikan beberapa definisi dari beberapa ahli sebagai berikut.
    Menurut Flippo (1996 : 1) pengertian manajemen sumber daya manusia adalah sebagai berikut.
    “Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia, agar tercapai sasaran individu, organisasi dan masyarakat”.
    Menurut Dassler (1995 : 3) didefinisikan sebagai berikut :
    “Manajemen personalia adalah proses manajemen dalam perencanaan, pengorganisasian, pengisian staf, pengarahan dan pengawasan untuk melaksanakan tugas manajemen dalam aspek manusia atau pegawai”.
    Menurut Hasibuan (1992 : 10) memberikan definisi tentang manajemen sumber daya manusia sebagai berikut.
    “Manajemen sumber daya manusia adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyaraka”.
    Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu sarana bagi manajemen dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    Agar dapat memberikan gambaran mengenai fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia, akan dikutip pendapat yang dikemukakan Simamora (1997 : 3) sebagai berikut.
    “Manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balas jasa dan pengelolaan individu anggota organisasi atau kelompok pekerja”.
    Menurut Nitisemito (1996 : 11) dalam mendefinisikan manajemen personalia sebagai berikut.
    “Manajemen personalia adalah suatu ilmu dan seni untuk melaksanakan antara lain planning, organizing dan controlling sehingga efektivitas dan efisiensi personalia dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dalam pencapaian tujuan”

    “ Sehat-sakitnya Bangsa dalam Perspektif Kondisi Mental dan Sosial serta Alternatif Solusinya menurut Koentjaraningrat “

    Bahwa Indonesia sebagai bangsa dan negara sedang sakit, sudah banyak dibicarakan para ahli. Bahkan ada yang ekstrem melihatnya dengan ungkapan: “Indonesia is beyond help.” Ada juga yang menelusuri penyebab utama penyakit itu dalam format lemahnya karakter kita sebagai bangsa. Dikatakan:
    When wealth is lost nothing is lost
    When health is lost something is lost
    When character is lost everything is lost.
    Indikasi penyakit mental bangsa
    Antropolog Koentjaraningrat yang sudah sejak tahun 1970-an melihat gejala penyakit mental bangsa ini yang semakin lama semakin parah, dimulai sejak masa revolusi kemerdekaan, zaman Jepang, dan masa kemerdekaan. Menurut antropolog ini, revolusi di sisi aspeknya yang positif berupa semangat rakyat untuk membela kemerdekaan tanah air, ada pula sisi-sisi buruknya berupa kerusakan-kerusakan fisik dan mental dalam kehidupan masyarakat luas. Lalu Koentjaraningrat menyimpulkan butir-butir penyakit sosio-kultural-mental itu dalam lima kategori:
    (1) Sifat mentalitas yang tidak menghiraukan kualitas;
    (2) mental menerabas;
    (3) Sifat tak percaya diri;
    (4) Tidak ada disiplin; dan
    (5) Lemahnya rasa tanggungjawab.

    Kembali kepada masalah karakter. Apakah karakter itu? Tidak lain dari pada: “Nilai-nilai yang terpatri dalam diri kita melalui pendidikan, pengalaman, percobaan, pengorbanan dan pengaruh lingkungan, menjadi nilai intrinsik yang melandasi sikap dan prilaku kita.” Dibandingkan dengan harta dan kesehatan fisik, motto di atas menempatkan karakter seseorang pada posisi tertinggi. Maka lima penyakit versi Koentjaraningrat di atas sebenarnya berkaitan langsung dengan suasana mental kita sebagai warga dan sebagai bangsa. Inilah yang sangat merisaukan kita semua, seakan-akan tidak ada solusi yang tepat bagi penyembuhan kebobrokan mental ini. Pancasila dan bahkan agama seperti tidak berdaya menghadapi penyakit kultur yang semakin parah ini. Berbagai upaya telah dilakukan, tetapi hasilnya sangat minim. Ambillah misalnya masalah korupsi, KPK yang mencoba memberantasnya, hasilnya sangat minim, sementara biaya yang dikucurkan sudah berlipat-lipat.

    Michael Porter dari Harvard Business School memberikan serangkaian ceramah di Jakarta dalam rangka melihat perkembangan perekonomian di Indonesia. Dengan terus terang Porter meneropong berbagai kelemahan struktural birokratik yang mendera Indonesia sejak beberapa tahun terakhir. Hampir tidak ada perubahan, mental aparat dan pengusaha dikatakan sudah karatan. Yang mencengangkan Porter ialah kenyataan baik pemerintah mau pun pengusaha sudah sama-sama menyadari kelemahan itu, tetapi tetap saja tidak mau berubah. Para pengusaha bahkan lebih sibuk menggegorogoti “kue ekonomi yang ada, bukannya berusaha memperbesar kue tersebut dengan meningkatkan daya saling.” Ibarat anjing berebut tulang, begitulah tamsilnya aparat birokrasi dan penguasaha dalam berebut kue nasional yang semakin benjol dan mengecil.

    Sebagai penganut faham ekonomi liberal, Porter lebih menekankan pentingnya Indonesia unjuk gigi untuk bersaing secara global, dengan syarat mau mengubah prilaku sebagai bangsa “peminta-peminta”, menjadi bangsa yang percaya kepada kekuatan sendiri. Bilamana pengamatan Porter benar bahwa pemerintah dan pengusaha telah sama menyadari berbagai corak penyakit mental yang melilit tubuh bangsa ini, tetapi mengapa tidak mau siuman juga?
    Mengapa penyakit ini dibiarkan saja semakin akut dari waktu ke waktu?
    Apakah bangsa ini kita biarkan saja tenggelam secara berangsur tetapi pasti?

    Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sudah dikemukakan sementara pakar, tetapi prilaku tak peduli itu tetap saja tidak berubah. IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dengan ribuan anggotanya, bertebaran di seluruh Nusantara, agar mau turun gunung, tidak hanya sibuk dengan penyakit fisik manusia Indonesia, tetapi tengoklah pula penyakit yang lebih parah berupa penyakit mental. Tentu IDI tidak mungkin bekerja sendiri. Ajaklah psikolog, tokoh-tokoh agama, para pendidik, ilmuwan sosial, dan budayawan yang peduli untuk duduk bersama merumuskan bagaimana strategi yang tepat untuk mengobat manusia yang sudah tahu penyakit tetapi tidak mau berobat. Tahu masalah tetapi tetap tidak scuh adalah pertanda manusia kurang normal. Tentu yang peduli dengan masalah-masalah besar bangsa tetap ada di antara kita, tetapi umumnya tidak berdaya di tengah lingkungan yang tidak hirau, tidak peka.

    Adakah solusi untuk masalah bangsa kita?
    Oleh sebab itu, definisi WHO ( World Health Organization) tentang sehat berupa: sehat mental, sehat sosial, dan sehat fisik wajib senantiasa disosialisasikan, dan IDI jelas sekali dapat memainkan peran sangat penting dan strategis untuk menyadarkan masyarakat luas tentang trilogi sehat ini. Para dokter yang hanya sibuk dengan profesinya sendiri, tidak punya kepedulian sosial, berarti tega melihat bangsa ini pada akhirnya akan terjun jurang. Hanya manusia yang acuh dan tidak memiliki kepedulian saja yang rela melihat bangsa ini tidak punya masa depan yang cerah.

    PART II :

    Ledakan Jumlah Penduduk Mencemaskan

    Menurut statistik sekitar 36 % pasangan suami istri yang baru menikah sama-sekali tidak berencana punya anak kandung sendiri. Keinginan untuk mempunyai anak dapat dilakukan misalnya dengan mengadopsi.

    Jadi, tatkala di satu kebaktian, seorang pendeta yang mengaku dan membawa serta 8 orang anak-anak kandungnya, tidak serta-merta ‘disambut heroik’ oleh jemaat. Biasa, seusai kebaktian ada ngumpul-ngumpul dan ngerumpi.
    Saya sebagai pengamat menyaksikan bahwa secara halus, jemaat tidak memberikan pujian atas keputusan ‘;lebai’ sang pendeta yang kemudian beranak delapan orang. Mungkin menurut mereka langkah pak pendeta ini tidak fair, sebab ekonomi pendeta itu kan tergantung kontribusi jemaat, yang selalu berusaha mempertahankan jumlah keluarga kecil.

    Menatap ke negeri kita Indonesia ini, semakin tingginya ekspresi religius bangsa ini, sepertinya searah dengan semakin tajamnya pertambahan penduduk. Tidak aneh lagi melihat kwartet naik motor, ayah, ibu dan dua anak balita yang kecil-kecil.

    Apakah bangsa kita ini sudah terlalu ‘naif’ dalam beragama?
    Apakah percaya Tuhan, berarti juga menjauhkan semua kekhawatiran ‘duniawi’,
    seperti misalnya ancaman terjadinya ledakan jumlah penduduk?

    Program Keluarga Berencana (KB) untuk mengendalikan kelahiran sekarang terabaikan seiring dengan otonomi daerah.
    Akibatnya, Indonesia mengalami ledakan jumlah penduduk atau babybooming yang diestimasikan 220 juta tahun ini menjadi 247,5 juta jiwapada tahun 2015 dan 273 juta jiwa pada tahun 2025.

    Ledakan jumlah penduduk ini akan berdampak luas terhadap penyediaan anggaran dan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta ketersediaan pangan. Ledakan jumlah penduduk ini pun akan berdampak terhadap pemenuhan gizi bayi serta meningkatnya angka pengangguran.
    ”Jika penduduknya berkualitas, tidak menjadi masalah. Namun, jika kualitasnya rendah, akan menjadi beban bagi negara dan masyarakat,” kata Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief di Jakarta, akhir pekan lalu.

    Dari aspek kesehatan, misalnya, biaya imunisasi akan meningkat dari Rp791,6 miliar pada tahun 2008 menjadi Rp 1,4 triliun pada tahun 2015.
    Begitu pun untuk pangan, menghitung rata-rata konsumsi beras 139,15kilogram per kapita setiap tahun, pada tahun 2025 ketika jumlahpenduduk Indonesia mencapai 273 juta jiwa, proyeksi kebutuhan berassebanyak 38,85 juta ton. Dengan kata lain, Indonesia memerlukan tambahan produksi beras sekitar 5 juta ton atau naik 15 persen dari total produksi beras sekarang yang mencapai 33 juta ton.
    ”Jelas, ini merupakan masalah serius bangsa,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian Achmad Suryana.
    Dari segi pendidikan, anggaran operasional pendidikan dasar diperkirakan akan melonjak dari Rp 100,3 triliun pada tahun 2008menjadi Rp 187,4 triliun pada tahun 2015.

    Penganggur mengancam

    Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Suahasil Nazara mengingatkan, ledakan jumlah penduduk akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah penganggur apabila tidak disertai dengan pembukaan lapangan kerja. Padahal, saat ini sudah sekitar 10 juta orang menganggur, sedangkan pertumbuhan ekonomi terjadi disektor-sektor yang tidak menyerap banyak tenaga kerja.
    Tingginya angka pengangguran juga menyebabkan tingginya migrasi kesejumlah daerah yang secara ekonomis menjanjikan, seperti Provinsi Riau dan Kalimantan Timur.

    Di Provinsi Riau, umpamanya, dalam kurun 2000-2005, rata-rata pertumbuhan penduduk mencapai 4,0A5 persen. Jika tahun 1990 penduduk Riau hanya 2,7 juta jiwa, pada tahun 2000 menjadi 3,7 juta jiwa, dan tahun 2008 mencapai 5,07 juta jiwa.
    ”Tidak dapat dimungkiri, faktor peluang ekonomi menjadi daya tarik migrasi,” kata Kepala Bidang Status Sosial Badan Pusat Statistik Riau Rufiansyah Putera.

    Guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Ascobat Gani mengingatkan, selain persoalan baby booming di tahun 2025, ancaman kemiskinan dan gizi buruk, Indonesia akan menghadapi persoalan penuaan (aging).
    ”Akan ada 20 juta orangtua yang membutuhkan layanan yang canggih dan mahal yang berbasis rumah sakit, dan tidak mungkin ditangani di puskesmas. Mereka juga perlu dokter spesialis karena menghadapi penyakit degeneratif. Itu akan menarik anggaran, sementara kita juga menghadapi baby booming,” kata Ascobat menjelaskan.

    Komitmen memudar

    Sugiri Syarief mengingatkan, baby booming tahap kedua bisa terjadi jika program KB kurang mendapatkan dukungan. Di sisi lain, posisi, struktur, dan kewenangan BKKBN berbeda dengan masa Orde Baru. Saat ini persoalan kependudukan ditangani pemerintah daerah. Sayang, komitmen sejumlah pemerintah daerah kurang serius menangani masalah kependudukan.
    ”Setelah Orde Baru, Badan KB hanya nempel saja di badan lain, seperti urusan pemakaman, catatan sipil. Tidak ada kepedulian pemerintah kabupaten atau kota,” kata Sugiri.

    Itulah sebabnya, jumlah peserta program KB cenderung turun dibandingkan dengan 10 tahun lalu. Begitu juga persentase peserta KB baru dengan pasangan usia subur cenderung mengalami penurunan. Jika tahun 1998 persentase peserta Keluarga Berencana baru mencapai 70,4 persen, tahun 2006 hanya 69,6 persen.

    Atasi ledakan penduduk

    Dengan adanya ancaman baby booming tahap kedua, Ascobat Gani menyatakan, Indonesia harus serius mengatasi persoalan tersebut. Ia memberi masukan, perlu revitalisasi program Keluarga Berencana untuk mengatasi ledakan jumlah penduduk.
    Jumlah Petugas Lapangan KB (PLKB) di zaman Orde Baru yang mencapai 35.000 orang, dan menyusut menjadi 19.000 orang tiga tahun lalu, kini telah bertambah menjadi 21.000 orang. ”Tetapi angka ini masih kurang sekali,” kata Ascobat.

    Untuk mengatasi kekurangan itu, kader pos pelayanan terpadu (posyandu) dan desa siaga dilatih untuk memerankan fungsi PLKB, terutama merekrut akseptor KB baru. Juga mengintegrasikan suplai alat kontrasepsi yang kurang. Strategi KB pun tak bisa digeneralisasi.
    Struktur BKKBN di daerah kabupaten/kota juga harus jelas. Ada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

    Dari sisi ketahanan pangan, Achmad Suryana menegaskan, tidak ada pilihan lain bagi bangsa Indonesia pada masa mendatang selain melakukan diversifikasi pangan. Diversifikasi yang dilakukan bukan mengalihkan sumber pangan ”superior”, seperti beras, ke sumber pangan
    ”inferior”, seperti ubi-ubian, tetapi bagaimana konsep diversifikasi dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas pangan. Misalnya saja dengan lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein,seperti daging, telur, dan ikan.

    Berbeda dengan ibu kota Amerika Serikat, Australia, dan negara-negara lain, yang memisahkan antara pusat pemerintahan dengan pusat bisnis, Jakarta merangkul keduanya: pusat politik dan pusat bisnis. Sebagai pusat komersial, Jakarta sudah lama dikenal sebagai kawasan “perselingkuhan” politik dan uang. Pada periode yang lalu sekitar 80% rupiah beroperasi di Jakarta. Maka tidak mengherankan penduduk Jakarta semakin padat saja. Tahun 1980-an pendatang baru rata-rata 250 per hari, berusia antara 15-39 tahun. Sensus Penduduk tahun 1990 menunjukkan bahwa penduduk Jakarta berjumlah 8,259,266, sedangkan tahun 1997 sudah menjadi 9,341,400. 10 Sekarang sudah tentu belasan juta, terutama di waktu siang yang berdatangan dari Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bedkasi). Perumahan merupakan salah satu masalah serius di samping masalah transportasi yang tidsak bisa diatasi, sekalipun sudah ditambah dengan Busway. Kamacetan sebagai salah satu sumber stress tetap saja mendera penduduk Jakarta. Kendaraan yang terus bertambah sementara ruas jalan tidak banyak mengalami perubahan. Jakarta juga termasuk salah satu kota metropolitan yang digerogoti polusi udara dan polusi kebisingan yang semakin mencekam.

    Apakah Jakarta juga kota sakit? Dilihat dari sisi pencemaran lingkungan fisik dan mental, tidak diragukan lagi bahwa Jakarta termasuk di antara kota dunia yang sedang mengerang kesakitan. Kemacetan lalu lintas bukan lagi berita, tetapi derita. Jarak 5 km dalam keadaan tertentu bisa ditempuh dalam tempo dua jam. Hampir semua kita telah mengalaminya. Yang repot adalah jika kita mau ke bandara untuk sebuah urusan penting dan waktu telah kita atur, eh, tahu-tahu macet total. Akibatnya kembali ke rumah dalam keadaan menggerutu. Jika tidak sabar dan hal serupa berulang kali terjadi, maka sudah pasti akan berlaku kumulatif stress yang akan merusak jiwa dan fisik. Kita tidak tahu masih berapa lama kondisi buruk ini akan berlangsung.

    Sejak masa Bung Karno dulu sudah ada angan-angan untuk memindahkan ibu kota agar kamacetan lalu lintas dapat dikurangi. Tetapi itu semua pasti menuntut biaya raksasa, sementara negara kita tetap saja mengalami devisit APBN. Sekiranya mau dipindahkan menjauh dari Pulau Jawa yang padat, menentukan lokasi yang tepat tentu tidak mudah. Namun angan-angan serupa itu biarlah terus bergulir, sebab siapa tahu generasi yang akan datang dapat memberi solusi. Jika generasi sekarang yang sudah terlalu sarat dengan beban dosa dan dusta, tentu akan sulit sekali dapat berfikir jernih. Apalagi sebagian besar para elit itu tinggal di Jakarta, kota dengan berjibun masalah.

    PART III :

    SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM

    Ekosistem merupakan interaksi antara organisme dalam suatu lingkungan
    A. Komponen Ekosistem
    1. Komponen yang tak hidup disebut dengan komponen abiotik
    Komponen itu antara lain: tanah, air, udara, cahaya matahari.
    2. Komponen yang terdiri dari makhluk hidup disebut dengan komponen biotik.
    Dalam komponen biotik terdiri dari tumbuhan, hewan, manusia dan mikroorganime. Berdasarkan fungsi, komponen biotik dibedakan menjadi:

    a . P r o d u s e n
    Produsen merupakan kelompok organisme yang dapat membuat makanan sendiri. Semua jenis tumbuhan hijau termasuk produsen. Mengapa tumbuhan hijau dapat membuat makanan sendiri? Tumbuhan hijau dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis.
    Perhatikan proses fotosintesis di bawah ini!
    Zat makanan akan tersimpan pada daun, batang, akar dan buah. O2 dilepas ke udara dimanfaatkan oleh organisme lain untuk pernafasan. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri seperti di atas disebut organisme autotrof. Ada tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil maka kebutuhan makanannya tergantung organisme lain karena tidak dapat berfotosintesis, misal : tali putri.

    b . K o n s u m e n
    Kelompok yang terdiri dari hewan dan manusia. Kelompok ini tidak dapat membuat makanan sendiri, untuk itu tergantung pada organisme lain. Organisme tersebut disebut organisme heterotrof , yang artinya organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri sehingga untuk memenuhi kebutuhannya tergantung pada organisme lain. Maka di sini terjadi peristiwa makan memakan. Berdasarkan tingkat memakannya, terbagi menjadi:
    1) Konsumen I atau primer: organisme yang makan produsen (tumbuhan hijau)
    2) Konsumen II atau sekunder: organisme yang makan konsumen I atau primer.
    Berdasarkan jenis makanannya, konsumen sebagai organisme heterotrof dibagi menjadi:
    1) Herbivora: hewan pemakan tumbuhan Contoh: kerbau, kambing, belalang.
    2) Karnivora: Hewan pemakan daging Contoh: anjing, elang, harimau.
    3) Omnivora: Hewan pemakan segalanya Contoh: tikus, ayam, luwak.

    c . Pengurai atau dekompuser
    Merupakan mikroorganisme yang menguraikan senyawa organik atau bahan makanan yang ada pada sisa organisme menjadi senyawa an organik yang lebih kecil. Pengurai biasanya dari golongan jamur dan bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan mereka memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang telah mati. Hasil penguraian ini berupa zat mineral yang akan meresap ke dalam tanah. Zat mineral tersebut akan diambil tumbuhan.

    B. Satuan–Satuan Ekosistem
    Pada waktu kalian jalan-jalan di halaman sekolah, apakah kalian menemukan seekor semut, sebatang rumput, sekelompok semut atau sekelompok rumput? Seekor semut, sebatang rumput itu disebut individu, sedangkan sekelompok semut, sekelompok rumput itu disebut popolasi. Jadi apa yang dimaksud individu dan populasi? Individu adalah makhluk hidup tunggal.
    Populasi adalah sekelompok makhluk hidup yang sejenis mendiami tempat tertentu. Karena jumlah organisme di suatu tempat dengan tempat lain berbeda-beda maka tingkat kepadatan populasi pun berbeda-beda. Kepadatan adalah hubungan antara jumlah individu dan ruang yang ditempati. Sedangkan kepadatan populasi adalah jumlah individu makhluk hidup sejenis per satuan luas tempat yang dihuni pada waktu tertentu.
    Contoh : Pada tahun 2000, daerah X luasnya 2 km2 dihuni oleh 200 orang penduduk. Maka kepadatan penduduknya adalah 200 orang per 2 km2 = 100 orang per km2. Artinya daerah seluas 1 km2 dihuni 100 orang penduduk. Kepadatan populasi suatu jenis makhluk hidup pada sutu daerah dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan. Ada dua hal yang menyebabkan terjadinya perubahan populasi, sebagai berikut :
    1. Adanya individu yang datang, yaitu karena adanya kelahiran (natalitas) dan imigrasi.
    2. Adanya individu yang pergi, karena adanya kematian (mortalitas) dan emigrasi.

    Tempat hidup makhluk hidup itu disebut dengan habitat. Populasi rumput, populasi semut dan populasinya hidup bersama–sama ditempat tertentu disebut komunitas. Komunitas adalah kumpulan populasi–populasi yang berbeda dan hidup bersama pada tempat tertentu. Makhluk hidup bertempat tinggal dalam suatu habitat akan tergantung pada lingkungan. Lingkungan adalah segala suatu yang ada di sekitar makhluk hidup. Kesatuan antara komunitas dengan lingkungannya dimana di dalamnya ada hubungan timbalbalik disebut dengan ekosistem.
    Sedangkan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan disebut ekologi. Terdapat dua macam ekosistem, yaitu :
    1. Ekosistem buatan; yang sengaja dibuat oleh manusia.
    Misal: sawah, kolam akuarium.
    2. Ekosistem alami; yang tidak dibuat oleh manusia tetapi sudah ada dari alam. Misal: sungai, pantai, hutan.

    C. Hubungan Antar Komponen Ekosistem
    Di dalam ekosistem terjadi saling ketergantungan antar komponen, sehingga apabila salah satu komponen mengalami gangguan maka mempengaruhi komponen lainnya. Ekosistem dikatakan seimbang apabila jumlah antara produsen, konsumen I dan konsumen II seimbang .
    1. Hubungan antara komponen biotik dan komponen abiotik
    Keberadaan komponen abiotik dalam ekosistem sangat mempengaruhi komponen biotik. Misal: tumbuhan dapat hidup baik apabila lingkungan memberikan unsur-unsur yang dibutuhkan tumbuhan tersebut, contohnya air, udara, cahaya, dan garam–garam mineral. Begitu juga sebaliknya komponen biotik sangat mempengaruhi komponen abiotik yaitu tumbuhan yang ada di hutan sangat mempengaruhi keberadaan air, sehingga mata air dapat bertahan, tanah menjadi subur. Tetapi apabila tidak ada tumbuhan, air tidak dapat tertahan sehingga dapat menyebabkan tanah longsor dan menjadi tandus. Komponen abiotik yang tidak tergantung dengan biotik antara lain: gaya grafitasi, matahari, tekanan udara.
    2 . Hubungan antara komponen biotik dengan komponen biotic
    Di antara produsen, konsumen dan pengurai adalah saling ketergantungan. Tidak ada makhluk hidup yang hidup tanpa makhluk lainnya. Setiap makhluk hidup memerlukan makhluk hidup lainnya untuk saling mendukung kehidupan baik secara langsung maupun tak langsung. Hubungan saling ketergantungan antar produsen, konsumen dan pengurai. Terjadi melalui peristiwa makan dan memakan melalui peristiwa sebagai berikut:
    a . Rantai makanan
    Merupakan peristiwa makan dan dimakan dalam suatu ekosistem dengan urutan tertentu.
    b . Jaring-jaring makanan
    Merupakan sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem. Seperti contoh jaring-jaring makanan di bawah ini terdiri dari 5 (lima) rantai makanan
    c . Piramida makanan
    Merupakan gambaran perbandingan antara produsen, konsumen I, konsumen II, dan seterusnya. Dalam piramida ini semakin ke puncak biomassanya semakin kecil.
    d . Arus energy
    Merupakan perpindahan energi dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Yaitu dari sinar matahari lalu produsen, ke konsumen tingkat I, ke konsumen tingkat II sampai pengurai. Sedangkan mineral membentuk siklus. Energi yang dilepas sangat kecil karena setiap organisme membutuhkan energi dalam memenuhi kebutuhannya.
    e . Siklus energy
    Merupakan perpindahan zat dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Akhirnya akan kembali ke tempat zat itu berasal. Contoh lihat siklus air di bawah ini!

    Keseimbangan ekosistem dapat terjadi bila ada hubangan timbal balik di antara komponen–komponen ekositem. Perhatikan grafik perbandingan jumlah produsen, herbivora dan karnivora!
    Semula produsen, herbivora dan karnivora berada pada tempat tertentu. Tumbuhan sebagai produsen yang jumlahnya paling banyak. Apabila ada hal-hal yang mengubah lingkungan maka organisme tersebut tidak akan mengalami perubahan, tetapi jika jumlah organisme tidak terkendalikan akan membahayakan organisme lainnya.

    D. Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Upaya Pelestariannya
    1 . Keanekaragaman Makhluk hidup
    Apa yang dimaksud keanekaragaman? Keanekaragaman adalah perbedaan di antara makhluk hidup yang berbeda jenis dan speciesnya. Bagaimana keanekaragaman di dunia terjadi? Keanekaragaman makhluk terjadi karena adanya perbedaan sifat, seperti: ukuran, bentuk, warna, fungsi organ, tempat hidup dan lain–lain. Keanekargaman makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki kelestarian tinggi, terdapat keanekaragaman yang tinggi. Sebaliknya makhluk hidup yang memiliki tingkat kelestarian rendah, terdapat keanekaragaman rendah dan terancam punah. Keanekaragaman makhluk hidup bersifat tidak tetap atau tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh campur tangan manusia terhadap lingkungan yang dapat mempengaruhi keanekaragaman. Penurunan keanekaragaman makhluk hidup dapat terjadi secara alami dan campur tangan manusia. Dewasa ini campur tangan manusia berperan besar dalam penurunan keanekaragaman makhluk hidup, baik itu disadari maupun tidak disadari. Beberapa perbuatan manusia yang dapat mengancam atau menurunkan keanekaragaman makhluk hidup antara lain:
    a. Pembabatan hutan alam, untuk jalan raya, pabrik, perumahan dan sebagainya.
    b. Penggunaan pestisida, insektisida dan sejenisnya yang tidak bertanggung jawab.
    c. Pembuangan limbah industri yang sembarangan.
    d. Perburuan hewan yang tidak bertanggung jawab
    Dalam perjalanan waktu ada kelompok makhluk hidup yang mengalami peningkatan keanekaragaman, ada yang tetap, ada pula yang berkurang keanekaragamannya.

    2 . Upaya Pelestarian Makhluk Hidup
    Keanekaragaman makhluk hidup telah memberikan manfaat bagi kehidupan manusia atau makhluk hidup lainnya. Sepantasnya manusia berusaha dan bertindak untuk memelihara, mengembangkan dan menjaga keanekaragaman makhluk hidup sebagai sumber daya alam hayati, agar senantiasa dapat memperoleh manfaatnya. Mengapa dunia sekarang berada pada saat harus segera bertindak melestarikan keanekaragaman makhluk hidup? Dampak buruk yang diakibatkan karena terjadi kepunahan terhadap makhluk hidup, merugikan bagi manusia itu sendiri. Di Indonesia banyak species hewan, dan tumbuhan asli Indonesia di ambang kepunahan dan bahkan sudah punah. Menurut hukum alam suatu species yang sudah punah, tidak akan tercipta lagi di bumi ini. Apakah itu tidak merugikan? Pelestarian makhluk hidup dapat dilakukan melalui cara–cara sebagai berikut :
    a . T u m b u h – t u m b u h a n
    Upaya yang dilakukan, sebagai berikut:
    1) Kebon koleksi, biasanya hanya untuk mempertahankan tumbuhan bibit unggul.
    Contoh : kebon kelapa di Bone–Bone, kebon mangga di Pasuruan.
    2) Kebun plasma nutfah, merupakan perkembangan kebun koleksi
    Contoh: di Cibinong LIPI dengan buah-buahan inti, temu–temuan, talas, dan suweg.
    3) Kebun botani, didirikan pada tahun 1817 di Bogor, terkenal dengan Kebon Raya Bogor.
    b . H e w a n
    Upaya yang dilakukan, sebagai berikut:
    1) Menangkar hewan langka dengan cara mengisolasi hewan tersebut.
    2) Mengambil telur–telur hewan untuk dibantu menetaskannya.
    3) Memindahkan hewan langka ke tempat yang lebih cocok.
    4) Membuat undang–undang perburuan.

    E. Pengaruh Kepadatan Populasi Terhadap Lingkungan
    Semua kebutuhan manusia dipasok dari lingkungan yang merupakan sumber daya alam.Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan untuk keperluan manusia. Semakin meningkat jumlah popolasi semakin banyak sumber daya alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan.
    Contoh: kebutuhan pangan, kebutuhan air bersih, kebutuhan udara bersih dan kebutuhan lainnya. Apabila jumlah populasi meningkat akan timbul berbagai masalah, misalnya kepadatan arus lalu Lintas yang mengakibatkan udara terjadi pencemaran, banyak lahan pertanian dijadikan pemukiman penduduk akibatnya terjadi perkampungan yang kumuh, dan ahkirnya air bersih ikut menjadi permasalahan. Apabila hal ini dibiarkan maka akan terjadi penurunan kwalitas lingkungan yang nantinya juga akan merusak lingkungan. Untuk itu dibutuhkan manusia-manusia yang sadar lingkungan.
    Beberapa hal yang mempengaruhi populasi manusia, yaitu:
    1. Kelahiran atau natalitas,
    kepadatan populasi akan bertambah. Angka kelahiran diperoleh menghitung jumlah kelahiran hidup tiap 1000 penduduk per tahun
    2. Kematian atau mortalitas,
    kepadatan populasi akan berkurang. Angka kematian diperoleh menghitung jumlah kematian tiap 1000 penduduk per tahun.
    3. Imigrasi, adanya penduduk yang datang akan menambah kepadatan populasi.
    4. Emigrasi, adanya penduduk yang pindah atau pergi akan mengurangi kepadata populasi.

    F. Pengelolaan Lingkungan
    Jika pada ekosistem yang kamu pelajari melibatkan manusia pada lingkungan, manusia berperan sebagai bagian dari komponen biotik dan peran manusia ini besar sekali pengaruhnya terhadap kwalitas lingkungan. Kita sudah sering mendengar kerusakan hutan, pemcemaran sungai, laut, tanah dan udara disebabkan oleh perilaku manusia yang memanfaatkan kekayaan alam dan kurang menyadari akan kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya. Karena ulah manusia kualitas lingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia di masa datang.
    Pengaruh pencemaran dan cara mengatasinya, yaitu:

    1 . Pencemaran air
    Tanda–tanda pencemaran air dapat lihat secara:
    a. Fisis, yaitu pada kejernihan air, perubahan suhu, perubahan rasa, dan perubahan warna air.
    b. Kimia, yaitu adanya zat kimia yang terlarut dan perubahan pH.
    c. Biologi, yaitu, adanya mikroorganisme di dalam air tersebut.

    Akibat pencemaran air:
    a.Zat yang memperkaya perairan sehingga merangsang pertumbuhan mikroorganisme.
    Limbah yang terkandung dalam air dapat membusuk sehingga pada air menimbulkan bau yang tidak sedap. Akibatnya kadar oksigen dalam air berkurang sehingga mengganggu makhluk hidup air lainnya. Sampah organik pada air akan mengalami penguraian melepaskan nitrat dan fosfat yang merangsang mikroorganisme seperti ganggang akan tumbuh subur sehingga akan menutupi ekosistem air. Peristiwa ini disebut eutrofikasi.
    b. Zat-zat yang bersifat racun akan membunuh organisme yang hidup di air
    Zat yang bersifat racun contohnya pestisida yang penggunaannya secara berlebihan sisanya dapat sampai lingkungan air. Karena sisa pertisida itu sulit diuraikan oleh mikroorganisme.
    Hal ini akan memyebabkan turunnya kandungan oksigen dalam air tersebut Dampak penggunaan pestisida disebut biological magnification yaitu pelipatgandaan bahan pencemar pada organisme dari organisme tingkat rendah ke organisme tingkat tinggi dengan kadar polutannya juga semakin tinggi.
    Upaya mengatasi pencemaran air dilakukan sebagai berikut:
    a. Pengelola industri wajib membuat unit pengelolaan limbah (UPL).
    b.Menggunakan pupuk buatan dan pestida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
    c. Di rumah tangga wajib membuat unit pengelolaan sederhana.

    2 . Pencemaran udara
    Yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara antara lain: asap kendaraan, asap cerobong pabrik, dan instalasi nuklir atau percobaan nuklir.

    Akibat pencemaran udara:
    a. Meningkatnya suhu bumi karena efek rumah kaca yaitu meningkatnya kadar karbondioksida, yang dikenal dengan pemanasan global
    b. Gangguan pernafasan dan penyakit paru-paru.
    c. Terjadinya hujan asam akibat asap yang menggunakan bahan bakar fosil. Hujan asam adalah hujan yang keasaman air melebihi air hujan yang tidak kena polusi. Dampak dari hujan asam ini mengakibatkan tanah menjadi kurang subur, merusak tanaman dan pH air turun.
    d. Rusaknya lapisan ozon
    Dampaknya tidak akan tersaringnya sinar ultraviolet oleh lapisan ozon sehingga kulit mudah terbakar, timbul kanker kulit, lensa mata mudah terkena katarak, fotosintesis terganggu. Untuk memperlambat terjadinya pemanasan global dengan cara mengurangi pemakaian bahan bakar minyak, penghentian CFC pada almari pendingin.
    Upaya mengatasi pencemaran udara dilakukan sebagai berikut:
    a. Pabrik yang mengeluaran asap membuat cerobong asap yang tinggi agar gas pencemarnya keluar ke lingkungan berbaur dengan angin.
    b. Lokasi pabrik sebaiknya jauh dari pemukiman.
    c. Melakukan reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara.

    3 . Pencemaran tanah
    Penyebab pencemaran tanah karena adanya sampah–sampah yang tidak dapat diuraikan, seperti plastik, kaleng, dan kaca. Akibat pencemaran tanah: kesuburan tanah menurun dan pertumbuhan tanaman terganggu.
    Upaya mengatasi pencemaran tanah, antara lain :
    a. Melakukan daur ulang sampah yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganime.
    b. Memisahkan sampah plastik dengan non plastik. Sampah non plastik ditimbun dijadikan humus.
    c.Jangan membuang sampah di sembarang tempat.

    Selain pengaruh pencemaran lingkungan, kerusakan hutan juga mempengaruhi kualitas lingkungan hidup
    . Beberapa penyebab terjadinya kerusakan hutan, yaitu:
    a.Berladang yang berpindah–pindah.
    b. Penebangan kayu secara liar.

    Akibat kerusakan hutan :
    a. Kondisi kesuburan tanah menurun.
    b. Air tanah berkurang.
    c. Peningkatan suhu tubuh.
    d. Flora dan fauna terancam.

    Upaya mengatasi kerusakan hutan:
    a. Masyarakat harus sadar akan dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan hutan.
    b. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara hutan dan tidak melakukan penebangan liar.
    c. Melakukan tindakan yang memotivasi warga untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup
    d. Menetapkan peraturan-peraturan tentang yang mengatur penebangan hutan.
    e. Mengadakan pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan hutan.
    f. Mengeluarakan undang–undang tentang lingkungan hidup. Misalnya Undang-undang No.4 tahun 1982 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Lingkungan hidup.

  9. AWALMULA KEMAJUAN ZAMAN

    Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Revolusi Industri yaitu perubahan yang cepat di bidang ekonomi yaitu dari kegiatan ekonomi agraris ke ekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan siap pakai. Revolusi Industri telah mengubah cara kerja manusia dari penggunaan tangan menjadi menggunakan mesin. Istilah “Revolusi Industri” diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste Blanqui di pertengahan abad ke-19.

    1. Faktor Ekstern :
    a. Revolusi ilmu pengetahuan abad 16 : Francis Bacon, Rene Descartes, Galileo Galilei, Copernicus, Isaac Newton dll.
    b. Ditunjang adanya lembaga-lembaga riset yaitu : The Royal Society for Improving Natural Knowledge dan The Royal Society of England (1662)

    2. Faktor Intern :
    a. Keamanan dan politik dalam negeri yang mantap
    b. Berkembangnya kegiatan wiraswasta dari masyarakat kaya dan pemilik modal
    c. Munculnya minat masyarakat pada industri manufaktur
    d. Inggris, memiliki jajahan yang luas
    e. Kaya akan sumber alam antara lain batubara (cokes) dan biji besi yang tinggi mutunya.
    f. Munculnya paham ekonomi liberal
    g. Munculnya revolusi agraria dalam penataan tanah dan metode baru dalam pertanian.
    h. Pada abad 17 berkembanglah dunia pelayaran dan perdagangan.
    Di Inggris banyak berdiri kongsi dagang : EIC, Virginia Co, Plymouth Co dan Massachussets Bay Co.

    Ravolusi ini ditandai dengan digunakannyamesin pemintal benang yang diberi nama �Jenny� yang diciptakan James Hargreaves, pada tahun 1767, yang diambil dari nama istrinya. Hanya saja, mesin ini ternyata tidak kuat, sampai di temukannya kerangka air oleh Ricard Arkwight dua tahun kemudian.

    A. Transportasi sebagai dampak dari revolusi industri

    Transportasi tediri dari tiga moda antara lain laut, udara dan darat. Transportasi jalan merupakan modal transportasi utama yang memiliki keunggulan dalam meningkatkan mobilitas penduduk dan distribusi berbagai produk barang dan jasa dari pusat kegiatan ekonomi dan sumber-sumber produksi ke pusat kegiatan masyarakat dan kegiatan pemerintahan. Jaringan jalan merupakan ruang publik yang secara sosial dapat digunakan untuk melakukan sosialisasi antarkelompok masyarakat guna mengartikulasikan diri dan membangun ikatan sosial-budaya.

    Peran transportasi laut sangat penting pada perekonomian nasional, khususnya dalam menunjang kegiatan ekspor-impor. Hal ini terlihat pada tahun 2007, lebih dari 98 persen volume kegiatan ekspor-impor senilai US$ 188,57 miliar diangkut dengan menggunakan transportasi laut. Jumlah volume dan nilai ekspor impor yang menggunakan moda angkutan laut masih sangat dominan dimana mencapai 98,65% dari aspek volume dan 95,5% dari aspek nilai transaksi trend volume perdagangan petikemas terus meningkat setiap tahunnya sehingga potensi untuk pengembangan pelabuhan petikemas (kontainer) dimasa datang sangat terbuka.

    Sedangkan transportasi udara yang memiliki keunggulan kecepatan dari moda transportasi yang lain dapat menjadi sarana transportasi bagi wisatawan, pengusaha, dan masyarakat. Saat ini, moda transportasi udara menjadi moda utama di daerah pedalaman Papua. Pengembangan transportasi udara ke depan, perlu dikelola sesuai standar keselamatan penerbangan internasional, dan diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya.

    Transportasi perlu dipandang sebagai suatu sistem yang menyeluruh yang didalamnya meliputi sistem pelayanan terpadu antarmoda, kondisi struktur kelembagaan dan regulasi pemerintah yang efisien dan kondusif, kualitas SDM, serta manajemen yang menyeluruh. Dalam implementasinya pelayanan jasa transportasi harus efisien, handal, berkualitas, aman, harga terjangkau dan mewujudkan sistem transportasi nasional secara intermoda dan terpadu dengan pembangunan wilayah dan menjadi bagian dari suatu sistem distribusi yang mampu memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat luas, termasuk meningkatkan jaringan desa-kota yang memadai.

    B. Dampak negative dan positif dari industri

    a.Dampak Positif

    1. Menambah penghasilan penduduk sehingga meningkatkan kemakmuran

    2. Perindustrian menghasilkan aneka barang yang di butuhkan oleh masyarakat

    3. Perindustrian memperbesar kegunaan bahan mentah

    4. Usaha perindustrian dapat memperluas lapangan pekerjaan bagi penduduk

    5. Dapat merangsang masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang industri

    b. Dampak Negatif

    1. Limbah industri akan menimbulkan pencemaran air, tanah, dan udara.

    2. Asap-asap pabrik menimbulkan polusi udara.

    3. Akibat dari pencemaran, banyak menimbulkan kematian bagi binatang-binatang,

    manusia dapat terkena penyakit, kehilangan keindahan alam dan lain-lain.

  10. MITOS
    Posted on July 5, 2010 by ekazakaria

    Mungkin bagi orang indonesia cerita tetang Joko tarub sudah tidak asing lagi, dongeng yang mengisahkan tujuh bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi. Tujuh bidadari tersebut memiliki tujuh warna yang berbeda. Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Saat mereka turun ke bumi, mereka menggunakan pelangi sebagai tangganya. Dan ketika mereka sedang mandi, ternyata ada seorang pemuda yang bernama Joko Tarub yang mengintip mereka, Joko Tarub terkesima dengan kecantikan mereka, dan Joko Tarub membawa salah satu selendang milik bidadari tersebut. Ketika ketujuh bidadari itu sadar bahwa ada yang mengintip mereka, mereka bergegas terbang, namun salah satu dari mereka yaitu Nawangwulan tidak dapat terbang karena ternyata selendangnyalah yang dicuri Joko Tarub. Sesampainya di kayangan, keenam bidadari tersebut baru sadar bahwa Nawangwulan tertinggal di bumi, dan ke tujuh bidadari tersebut menangis, dan tangisan para bidadari tersebut menjadi hujan yangt turun ke bumi.

    Cerita tersebut merupakan mitos yang tersebar di Indonesia sejak lama.

    Mitos merupakan cerita yang dibuat-buat atau dongeng yang pada umumnya menyangkut tokoh kuno, seperti dewa, manusia perkasa yang ada kaitannya yang terdapat dalam alam, untuk menjawab keterbatasan pengetahuan manusia tentang alam.

    Adapun pengetahuan tentang mitos yang biasa disebut dengan Mitologi, yang berisi kumpulan cerita-cerita mitos. Mitologi banyak muncul pada zaman prasejarah. Berkemabang dengan cara disampaikan dari mulut kemulut.

    Pada garis besarnya, mitos terbagi menjadi tiga, yakni mitos sebenarnya, cerita rakyat, dan legenda.

    Dalam mitos yang sebenarnya, manusia mencoba mengimajinasikan dengan sungguh-sungguh gejala-gejala alam yang ada, tetapi belum tepat karena kuranya pengetahuan, dengan begitu masyarakat Indonesia mengaitkannya dengan seorang tokoh atau dewa ataupun dewi. Dongeng Joko Tarub dan Tujuh Bidadari di atas merupakan salah satu contoh mitos sebenarnya. Karena pelangi biasanya muncul setelah turun hujan, maka cerita tersebut dikait-kaitkan dengan hujan.

    Mitos yang merupakan cerita rakyat merupakan usaha manusia yang mengisahkan suatu peristiwa penting yang menyangkut kehidupan masyarakat. Cerita rakyat tersebar dari mulut ke mulut, sehingga sulit diperiksa kebnarannya. Namun, gejala yang terjadi pada masyarakat, memang benar ada dan meyakinkan, seseorang tokoh dikaitkan dalam cerita tersebut. Salah satu contoh dari mitos cerita rakyat adalah, mengapa di Kudus orang tidak makan sate sapi. Mitos tersebut berkaitan dengan larangan Sunan Kudus yang menyiarkan ajaran islam secara damai, para penganutnya dianjurkan untuk tidak membeli sapi. Ini bertujuan agar masyarakat hindu yang berada disitu tidak tersinggung. Dan toleransi tersebut membuat penganut agama Hindu banyak yang masuk islam. Hingga saat ini di Kudus tidak pernah ada masakan dari daging sapi, hanya daging kerbau.

    Terakhir yaitu mitos sebagai legenda, dikemukakan tentang seorang tokoh dengan terjadinya suatu daerah. Apakah tokoh tersebut bisa ada, atuapun tidak, namun yang bersangkutan dihubungkan dengan apa yang terdapat pada lingkungan sebagai “bukti kebenarannya”. Dengan contoh yang sangat terkenal di Indonesia yakni legenda Sangkuriang di daerah Jawa barat dikaitkan dengan Tangkuban perahu yang dahulunya merupakan sebuah danau.

    Pada zamannya Mitologi memang masih dikaitkan dengan mistis oleh masyarakat. Mereka percaya adanya kekuatan-kekuatan gaib yang melebihi kekuatan manusia biasa. Pada zaman tersebut mitos sangatlah dipercayai kebenaranyya itu di dasari oleh tiga faktor.

    Yang pertama adalah, karena keterbatasan pengetahuan manusia kala itu. Belum banyak yang diketahui oleh manusia. Mereka mendapatkan pengetahuan dari cerita-cerita orang lain karena orang tersebut mengetahui suatau hal, kemudian menyebar dari mulut ke mulut.

    Kedua, karena keterbatasan penalaran manusia. Manusia memang merupakan makhluk yang paling lebih pemikirannya jauh dibanding makhluk ciptaan tuhan lainnya, namun pemikirannya harus terus dilatih. Pemikirannya bisa benar dan bisa juga salah. Akhirnya penalaran yang salah akan kalah dengan pemikiran yang benar. Yakni dengan adanya suatu bukti pada pemikirannya.

    Dan yang terkhir, adalah keingintahuan manusia yang amat sangat besar namun sangat terbatas. Mitos merupakan jawaban sementara dari pertanyaan-pertanyaan mereka. Kebenarana memang harus dapat diterima oleh akal, tetapi sebagian lagi dapat diterima secara intuisi, yaitu penerimaan atas dasar kata hati tentang sesuatu benar.

    Mitos tidak hanya di Indonesia saja, di negara selain Indonesia pun ada mitos-mitos yang dipercayai masyarakatnya hingga saat ini.

    Seperti di Jepang dipercayai bila kita membuat seribu burung kertas (origami), maka permohonan yang membuatnya akan terkabul, atau akan mendapat kebahagiaan. Memasang boneka anti hujan di depan jendela agar hujan tidak terus-terussan turun dan banyak mitos lainnya.

    Di wilayah barat pun ada beberapa mitos yang masih sering terdengar, yakni mitos orang Amerika tentang kaca yang pecah tiba-tiba, itu dipercayai akan membawa sial, dan kesialannya bisa dilihat dari pecahan kaca tersebut, jika pecahan kaca tersebut sangat remuk, maka kesialannya akan sangat buruk, begitupun sebaliknya. Ada juga kepercayaan mereka tentang peri gigi.

    Namun di wilayah barat, mitos sudah semakin dilupakan dengan semakin majunya zaman. Akan tetapi, mitos-mitos di wilayah barat, dapat menjadi inpirasi bagi para pembuat film. Banyak film keluaran Amerika dan negara barat lainnya yang terinspirasi dari suatu mitos dan seperti biasa sangat dekat eratannya dengan mistis (horror).

    Memang pada kenyataannya mitos lebih banyak berkembang di daerah Asia, terutama negara-negara yang kaya akan budaya, seperti Indonesia, Thailand, jepang, Cina dan banyak negara lainnya. Itu disebabkan masyarakat negara-negara tersebut memiliki banyak adat budaya dan sebagian dari masyarakatnya masih memegang erat budaya mereka.

    Pada zaman sekarang memang sangat sedikit yang mempercayai mitos, namun mitos bukanlah sebuah kebohongan yang tanpa bukti, karena pada mitos haruslah terdapat bukti.
    Posted in Ilmu Alamiah Dasar | Leave a comment
    CARA ORANG DULU MENCARI ILMU
    Posted on July 5, 2010 by ekazakaria

    Pengalaman adalah guru yang paling baik, dan kegagalan merupakan awal dari keberhasilan, mungkin pribahasa tersebut cocok bagi orang-orang zaman dahulu, zaman dimana mereka harus mencari sendiri jawaban atas semua yang mereka pertanyakan tentang fenomena alam.

    Dahulu pengetahuan mausia sangatlah terbatas, belum ada ilmu yang dapat menjawab semua pertanyaan-pertanyaan mengenai alam ini, mereka mencoba mencari tahu sendiri. Pada massa itu ada tiga cara yang dilakukan manusia untuk mendapatkan pengetahuan, yakni, Prasangka, Intuisi, dan Coba ralat (trial and error).

    Prasangka, merupakan sangkaan sebelumnya. Jadi sangkaan yang belum terjadi, sangkaan tersebut bisa benar, bisa juga salah. Prasangka masih mengunakan persaan, dan belum ada bukti-bukti yang kuat yang mebenarkannya.

    Intusi tak jauh berbeda dengan prasangka, namun intuisi lebih menggunakan batin dengan serta merta tembus melewati suatu peristiwa atau kebenaran tanpa penurutan pikiran atau ilham. Menurut Dra. Kartini Kartono, intuisi merupakan perkiraan yang samar-samar, sering setengah disadari tanpa diiringi proses berpikir cermat sebelumnya, tetapi bisa menuntun pada suatu keyakinan yaitu secara tiba-tiba dan pasti memunculkan suatu keyakinan yang tepat.

    Dan coba ralat atau biasa disebut trial and error, merupakan bentuk coba-coba manusia dengan eksperimen dalam ilmiah modern, kata mutiara penganglaman adalah guru terbaik dan kegagalan merupakan awal dari keberhasilan sangat tepat untuk trial and error, manusia terus mencoba dan memperbaiki kesalahan dan terus mencoba hingga sempurna. Meski kurang pengertian dan pengalaman, tetapi dengan niat untuk mencoba dan terus mencoba.

    Dengan berkembangnya pengertian yang mengarah pada sifat rasional dan didukung oleh adanya pengalaman, orang makin memperoleh kebenaran dalam pengetahuan. Langkah-langkah lebih maju daripada ketiga cara diatas dilakukan orang berdasarkan sumber pengetahuan manusia sebagai homo sapiens, homo longuens, dan homo religeus.

    Jadi dahulu manusia sudah diciptakan sebagai makhluk yang kritis, banyak pertanyaan yang harus mereka cari tahu jawabannya. Semakin lama peradaban manusia semakin maju dan modern, tapi bukan prihal gampang bagi manusia untuk mendapatkan apa yang mereka cari, para ilmuan zaman dahulu melakukan riset dan eksperimen bukan dengan waktu setahun dua tahun, butuh belasan tahun untuk menyempurnakan suatu jawaban yang tepat.

    Bahkan suatu eksperimen bisa belum sempurna saat ilmuan yang melakukan eksperimennya meninggal. Namun tak sedikit ilmuan yang melakukan atau menyempurnakan suatu eksperimen yang belum sempurna dilakukan oleh ilmuannya.
    Posted in Ilmu Alamiah Dasar | Leave a comment
    NATURAL MAN VS CULTURAL MAN
    Posted on July 5, 2010 by ekazakaria

    Pada hakikatnya manusia merupakan makhluk adalah makhluk tuhan yang paling sempurna dibandingkan makhluk ciptaan tuhan lainnya. Manusia memiliki akal, budi, nafsu dan perasaan. Namun manusia terbagi pada dua golongan, Manusia yang menyatu dengan alam (natural man) dan manusia yang menguasai alam (cultural man).

    Secara fisik keduanya sama, namun dari segi sudut pandang dan gaya hidup snagtlah jauh berbeda. Baik dari mata pencaharian, hubungannya dengan alam dan kepercayaan.

    Natural man, terbiasa hidup dengan alam, menggunakan bahan-bahan alami dari alam hampir untuk segalanya, pakaian mereka dari daun, rumah mereka dibuat diatas pohon untuk menghindari binatang buas, bahkan untuk makanpun mereka masih meramu dan berburu binatang.

    Untuk masalah kepercayaan, mereka masih cenderung menganut paham animisme, dinamisme dan totemisme. Mereka tidak percaya pada tuhan yang satu.

    Natural man tidak bekerja seperti layaknya manusia modern yang akan mendapatkan upah dari pekerjaan mereka yang berupa uang. Mereka bekerja untuk kelanjutan hidup mereka, bagaimana agar bisa terus menyambung hidup hanya dengan bahan yang terdapat di alam dengan alami dan apa adnaya.

    Kaum seperti ini masih bisa kita temui di pedalaman-pedalaman hutan liar. Terutama Indonesia ada beberapa suku di Indonesia yang sangat menyatu dengan alam, dan itu membuat sulit team sensus penduduk untuk melakukan sensus, itu dikarenakan biasanya manusia alam tidak tinggal menetap pada satu tempat, mereka hidup berpindah-pindah dengan waktu yang tidak dapat ditentukan. Biasanya manusia alam mencari wilayah yang dekat dengan sungai.

    Sangat bertolak belakang dengan natural man, bila natural man sangat tunduk pada alam, cultural man justru sebaliknya, mereka merasa menjadi raja di dunia ini. Mereka menghasilkan apa yang dibutuhkan (food producing). Pada awalnya food producing masih berkaitan dengan alam, seperti bercocok tanam dan memelihara ternak yang merupakan tingkat primer. Kemudian diushakan jasa seperti sumber kehidupan yang lebih banyak lagi hasilnya dan merupakan tingkat sekunder dalam food producing.

    Cultural man sudah memiliki agama, yang sifatnya smawi. Dan fungsi kebutuhan primer mereka seperti sandang, papan dan pangan bukan hanya untuk melindungi diri dan bertahan hidup, sandang atau pakaian memiliki fungsi untuk jaga gengsi mereka, rumah merupakan tempat untuk hidup sejahtera, bukan hanya untuk berlindung saja, dan pangan merupakan sesuatu yang dinikmati selain fungsinya untuk memelihara tubuh dan kelangsungan hidupnya.

    Jika dibandingkan, cultural man memang jauh lebih memiliki atitude, dibandingkan dengan natural man, karena dalam kejidupan cultural man sudah banyak aturan atau adat dalam melakukan sesuatu. Cultural man pun akan dapat sanksi jika melanggar suatu adat atau aturan, kehidupan cultural man lebih disiplin. Sedangkan natural man, mereka tidak dipusingkan oleh aturan-aturan yang dibuat oleh sesama manusia, mereka percaya akan hukuman yang diberikan oleh alam langsung terhadap dirinya, namun mereka jauh lebih mencintai dan menjaga alam dibandingkan dengan cultural man.
    Posted in Ilmu Alamiah Dasar | Leave a comment

  11. Nama : TIKA SILAYANTI

    Jurusan: FKIP B.INGGRIS

    Kelas : Siang

    70 Konversi Energi Photovoltaik

    Pada cara ini energi sinar matahari langsung di konversikan menjadi energi listrik.Energi pancaran matahari dapat diubah menjadi arus searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dari silicon atau bahan-bahan semikonduktor lainnya.Sebuah Kristal silinder silikon (Si) yang prolitis hampir murni diperoleh dengan mencairkan silicon dalam tungku suhu tinggi dengan tahanan atmosfer yang diatur.Sel surya silicon dikembangkan dalam tahun 1955 oleh Bell Laboratoris (USA) dan banyak dipergunakan untuk sistem-sistem tenaga bagi kendaraan-kendaraan ruang angkasa dan satelit-satelit selama 20 tahun terakhir ini.

    Keuntungan-keuntungan dari konversi photovoltaic adalah sebagai berikut.

    1. Tidak ada bagian-bagian yang bergerak.

    2. Usia pemakaian dapat melampaui 100 tahun sekalipun efisiensinya sepanjang masa pemakaian akan menurun.

    3. Pemeliharaan tidak sulit.

    4. Sistem ini mudah disesuaikanpada berbagai jenis pemanfaatannya.

    Pada waktu ini sedang dikembangkan suatu teknologi baru dalam membuat sel-sel silicon,yaitu pembuatan dalan bentuk pita.Pita ini dipotong untuk kemudian diberi sambungan-sambungan listrik dan menghasilkan sel-sel surya.Metode pita ini mempunyai keuntungan lebih hemat dalam pemakaian bahan baku silicon dan merupakan cara kerja yang lebih murah.

    71 Energi Biogas

    Sejak berabad-abad tinja binatang maupun tinja manusia dimanfaatkan untuk mempertahankan,bahkan meningkatkan,kesuburan dan produktifitas tanah.Deengan kian banyak dipergunakan rabuk buatan,sampah-sampah itu tidak lagidipergunakan untuk maksud-maksud tersebut,sehingga tanah ini tidak lagi mendapatkan humus yang diperlukan organisme-organisme tanah secara keseluruhannya,sehingga lambat laun menjadi steril.

    Dekomposisi bahan-bahan organic di bawah kondisi-kondisi anaerobic menghasilkan suatu gas yang sebagian besar terdiri atas campuran metan dan arang dioksida.Gas ini dikenal sebagai gas rawa ataupun biogas.Campuran gas ini adalah hasil dari fermentasi atau peranan anaerobic disebabkan sejumlah besar jenis organisme mikro,terutama bakteri metan.Suhu yang baik untuk proses fermentasi ini adalah 30 °C hingga kira-kira 55°C.

    Prisip kimia yang tersanghut dalam pembentukan biologi adalah prinsip terjadinya fermentasi semua karbohidrat,lemak,dan protein oleh bakteri metan,bilaman tidak dicampur dengan udara.

    Untuk proses fermentasi tinja tidak diperlukan suatu bahan tambahan kecuali air,yaitu untuk tiap empay bagian tinja ditambah lima bagian air.Perlu dikemukakan bahwa sisa tinja setelah diambil biogasnya tidak kehilangan nilai sebagai pupuk alam.Selanjutnya dapat dicatat pula bahwa biogas tidak berbau.Demikain pula sisa tinja yang akan dipakai sebagai pupuk tidak berbau.

  12. 70 Konversi Energi Photovoltaik

    Pada cara ini energi sinar matahari langsung di konversikan menjadi energi listrik.Energi pancaran matahari dapat diubah menjadi arus searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dari silicon atau bahan-bahan semikonduktor lainnya.Sebuah Kristal silinder silikon (Si) yang prolitis hampir murni diperoleh dengan mencairkan silicon dalam tungku suhu tinggi dengan tahanan atmosfer yang diatur.Sel surya silicon dikembangkan dalam tahun 1955 oleh Bell Laboratoris (USA) dan banyak dipergunakan untuk sistem-sistem tenaga bagi kendaraan-kendaraan ruang angkasa dan satelit-satelit selama 20 tahun terakhir ini.

    Keuntungan-keuntungan dari konversi photovoltaic adalah sebagai berikut.

    1. Tidak ada bagian-bagian yang bergerak.

    2. Usia pemakaian dapat melampaui 100 tahun sekalipun efisiensinya sepanjang masa pemakaian akan menurun.

    3. Pemeliharaan tidak sulit.

    4. Sistem ini mudah disesuaikanpada berbagai jenis pemanfaatannya.

    Pada waktu ini sedang dikembangkan suatu teknologi baru dalam membuat sel-sel silicon,yaitu pembuatan dalan bentuk pita.Pita ini dipotong untuk kemudian diberi sambungan-sambungan listrik dan menghasilkan sel-sel surya.Metode pita ini mempunyai keuntungan lebih hemat dalam pemakaian bahan baku silicon dan merupakan cara kerja yang lebih murah.

    71 Energi Biogas

    Sejak berabad-abad tinja binatang maupun tinja manusia dimanfaatkan untuk mempertahankan,bahkan meningkatkan,kesuburan dan produktifitas tanah.Deengan kian banyak dipergunakan rabuk buatan,sampah-sampah itu tidak lagidipergunakan untuk maksud-maksud tersebut,sehingga tanah ini tidak lagi mendapatkan humus yang diperlukan organisme-organisme tanah secara keseluruhannya,sehingga lambat laun menjadi steril.

    Dekomposisi bahan-bahan organic di bawah kondisi-kondisi anaerobic menghasilkan suatu gas yang sebagian besar terdiri atas campuran metan dan arang dioksida.Gas ini dikenal sebagai gas rawa ataupun biogas.Campuran gas ini adalah hasil dari fermentasi atau peranan anaerobic disebabkan sejumlah besar jenis organisme mikro,terutama bakteri metan.Suhu yang baik untuk proses fermentasi ini adalah 30 °C hingga kira-kira 55°C.

    Prisip kimia yang tersanghut dalam pembentukan biologi adalah prinsip terjadinya fermentasi semua karbohidrat,lemak,dan protein oleh bakteri metan,bilaman tidak dicampur dengan udara.

    Untuk proses fermentasi tinja tidak diperlukan suatu bahan tambahan kecuali air,yaitu untuk tiap empay bagian tinja ditambah lima bagian air.Perlu dikemukakan bahwa sisa tinja setelah diambil biogasnya tidak kehilangan nilai sebagai pupuk alam.Selanjutnya dapat dicatat pula bahwa biogas tidak berbau.Demikain pula sisa tinja yang akan dipakai sebagai pupuk tidak berbau.

  13. Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Teknologi Komunikasi Dan Kesehatan
    Dampak Positif:
    1. Teknologi dapat berguna sebagai media komunikasi dan banyak digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
    2. Media untuk mencari informasi atau data, mencarai data dapat dilakukan dengan cepat, melalui yahoo, google, dll
    3. Kemudahan memperoleh informasi yang ada dalam teknologi sehingga manusia tahu perkembangan dunia luar dan apa saja yang terjadi.
    4. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan. Sekarang ini banyak website yang menawarkan shopping on-line
    Dampak Negatif
    1. Pornografi. Dengan kemampuan penyampaian informasi dalam dunia teknologi komunikasi, pornografi pun merajalela. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
    2. Violence and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia teknologi tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
    3. Penipuan. Teknologi pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
    4. Kartu Kredit Illegal
    Karena bersifat langsung, cara belanja dengan menggunakan credit card adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia teknologi. Para penjahat teknologi dapat mengetahui setiap transaksi yang berlangsung dan mencatat kode rahasia yang anda berikan, setelah itu mereka dapat menggunakan credit card anda untuk berbelanja kebutuhan merek dan pembeyaran akan ditagihkan kepada anda.
    5. Perjudian. Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
    Usaha-Usaha menjaga kebersihan air
    Pengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri penguraiyang aerob, jadi air tanah yang tercemar akan tetap tercemar dalam waktu yang sangat lama, walau tidak ada bahan pencemaryang masuk. Karena ini banyak usaha untuk menjaga agar tanah tetap bersih misalnya :
    1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman
    2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem
    3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat-zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran
    4. Memperluas gerakan penghijauan
    5. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkunganmemberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya
    Usaha-Usaha menjaga kebersihan Udara
    1. Clean Air Act yang dibuat oleh pemerintah dan menambah pajak bagi industri yang melakukan pencemaran udara.
    2. Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui diantaranya Fuel Cell dan Solar Cell.
    3. Menghemat Energi yang digunakan.
    4. Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
    Usaha-Usaha Manusia mencukupi Kebutuhan Pangan
    Revolusi Hijau dan Revolusi Biru
    1. Revolusi Hijau
    Revolusi hijau adalah usaha manusia dalam meningkatkan produksi pangan atau makanan dengan jalan melakukan pengembangan pada teknologi pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan dan kesejahteraan penduduk dunia.
    Bahan makanan atau pangan yang termasuk dalam revolusi hijau adalah yang termasuk dalam kelompok serelia atau sereal/cereal yaitu seperti beras, gandum, sagu, kentang, jagung, dan lain sebagainya.
    Danpak Positf
    Produksi padi dan gandum meningkat sehingga pemenuhan pangan (karbohidrat) meningkat. Sebagai contoh: Indonesia dari pengimpor beras mampu swasembada.
    Dampak Negaif
    1. Penurunan produksi protein, dikarenakan pengembangan serealia (sebagai sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah.
    2. Penurunan keanekaragaman hayati.
    3. Penggunaan pupuk terus menerus menyebabkan ketergantungan tanaman pada pupuk.
    4. Penggunaan peptisida menyebabkan munculnya hama strain baru yang resisten.
    2. Revolusi Biru
    Revolusi biru adalah usaha manusia dalam meningkatkan produksi pangan atau makanan dengan jalan meningkatkan produksi pangan yang berasal dari laut (sumber daya laut). Sumber daya laut dapat dibagi menjadi dua macam atau jenis antara lain ialah :
    – sumber laut hayati / biotik
    contohnya seperti tumbuhan laut seperti alga, plankton, rumput laut, dan lain sebagainya. Hewan laut seperti ikan, udang, cumi-cumi, gurita, sotong, kuda laut, kerang, dan lain-lain.
    – Sumber daya non hayati / abiotik
    contohnya seperti garam mineral, energi laut, endapan nodul untuk bahan industri, dan lain sebagainya.

  14. BEBERAPA SUMBER DAYA ENERGI

    SUMBER DAYA ENERGI NONKONVENSIONAL.
    Sumber daya energi konvensional adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Contohnya: minyak bumi. Minyak bumi merupakan sumber daya energi yang sangat penting bagi kehidupan manusia di muka bumi ini, namun minyak bumi adalah sumber daya energi yang tidak dapat diperbaharui dan jumlahnyapun terbatas, sehingga suatu saat akan habis. Oleh karna itu , untuk mempertahankan eksistensi manusia di muka bui ini, harus di cari sumberdaya energi alternatif pengganti minyak bumi , sehingga kehidupan manusia di masa mendatang dapat dipertahankan. Didalam memilih sumber daya energi alternatif pengganti harus dipikirkan bahwa sumber daya tersebut dapat digunakan dalam skala besar dan tidak mengeluarkan polusi terlalu banyak atau bahkan tidak mengeluarkan polusi sama sekali. Adapun sumberdaya energi nonkonvensional yang dapat digunakan sebagai alternative pengganti minyak bumi adalah sebagai berikit:
    1. energi matahari
    2. energi panas bumi
    3. energi angin
    4. energi pasang surut
    5. energi biogas
    6. energi biomassa

    SUMBER DAYA ENERGI KONVENSIONAL
    sumber daya energi konvensional adalah sumber daya energi yang dapat diperbaharui.
    Contohnya:
    1.Energi Air
    2.Energi Angin

    energi matahari yang langsung dapat dimanfaatkan
    contohnya:

    1.Energi angin yang timbul akibat adanya perbedan suhu dan tekanan satu tempat dengan tempat lain sebagai efek energi panas matahari.
    2.Energi air karena adanya siklus hidrologi akibat dari energi panas matahari yang mengenai bumi.

    energi matahari yang tidak langsung dimanfaatkan.
    Contohnya:
    1. Hujan
    2.Listrik

    Di beberapa Negara berkembang khususnya indonesia, harus mempersiapkan diri menghadapi kecenderungan2 yang akan terjadi tahun2 mendatang. Seperti apa yang dikatakan oleh futuris john naisbit didalam magatrends,bahwa dunia menghadapi 10 maha kecenderungan sebagai berikut.
    1. peralihan dari industrial society ke information, seperti yang telah dijelaskan secara panjang lebar.
    2. peralihan ke teknologi tinggi yang jauh lebih canggih dari pada teknologi sebelumnya.
    3. peralihan dari perekonomian yang bersifat nasionalistis ke arfah system perekonomian yang bersifat global.
    4. peralihan dari pandangan ysng beroriantasi pada jangka pendek ke jangka panjang.
    5. peralihan dari sistem yang bersifat sentralisasi ke yang bersifat desentralisasi.
    6. peralihan dari institutional help ke self-help.
    7. perubahan dari representative democracy ke participatory democracy.
    8. perubahan hubungan kerja yang berpola hierarkis kea rah pola’’networking’’.
    9. perubahan pusat dari North ke South.
    10. peralihan dari pilihan eitherlor menjadi multiple option.
    Peran serta apakah yang dapat dilakukan bangsa Indonesia dalam menghadapi peraturan dan persaingan masyarakat dunia? Indonesia adalah salah satu Negara di kawasan pasifik yang memiliki sumber daya alam berlimpah yang akan dapat benar2 menyejahterakan rakyat indonesia, bila sumber daya manusia yang ada mampu mengolahnya dengan lebih efektif, beroroentasi pada efisien serta produktivitas, dan bersikap mental positif. Pembangunan sumber daya manusia dibutuhkan untuk menghidupi ekonomi. Informasi adalah inti permasalahan yang bangsa kita hadapi sekarang ini karena tantangan teknologi yang canggih apapun hanya akan bisa dijawab oleh manusia2 yang berkualitas. Sudah saatnya negara ini menata kembali asas pembagunan masyarakat melalui pendidikan, sehingga fokus dan asasnya menjadi jelas.

  15. ARTIKEL
    Karya ilmiah berkembang di mulai dari Timur Tengah.

    Banyak karya ilmiah yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab pada masa kejayaan Bagdad (Irak) dan Kordoba (Spanyol yang pada saat itu di bawah kekuasaan Arab).
    Bukti-buktinya yaitu :
     Kwarizmi dalam karyanya Al Jabr wal Mukabala yang berarti pengutuhan kembali dan perbandingan.
     Nuraizi telah membuat planetarium dengan ketetapan yang diakui oleh para ahli
     Ar-Razi adalah tokoh kedokteran dan kimia. Merupakan orang pertama yang mendiagnosis penyakit cacar dengan membedakan atas cacar air (variola) dan cacar merah (rougella)
     Ibn Sina yang dikenal oleh orang barat sebagai Avecena ada tokoh kedokteran.
     Az-Zahrawi ialah perintis ilmu pengetahuan penyakit (diagnostic) dan penyembuhan (therapeutic) penyakit telinga.

    Perbedaan antara Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) klasik dan IPA modern adalah sebagai berikut :
     IPA Klasik
    Bila ditinjau dari pengertian klasik sendiri, maka dapat diartikan bahwa yang klasik umumnya bersifat tradisional berdasarkan pengalaman, kebiasaan, atau naluri semata. Meskipun ada kreasi, namun merupakan tiruan dari keadaan alam sekitar. Sebagai contoh digambarkan perbuatan ragi tempe dan juga ragi tapai, meskipun hanya berdasarkan pengalaman petani, namun tanpa disadari petani tersebut telah berkecimpung dalam bidang mikrobiologi, mikologi, dan tentu saja tidak lepas dari ilmu fisika yang mendasarinya
     IPA Modern
    Muncul berdasarkan penelitian maupun pengujian dan telah diadakan pembaharuan yang dikaitkan dengan berbagai disiplin ilmu yang ada. IPA Modern diperoleh atas dasar penelitian dengan menggunakan metode ilmiah disertai pengujian berulangkali sehingga diperoleh ilmu yang mantap, baik untuk tarapan maupun ilmu murni.

    Syarat-syarat yang harus dipenuhi agar pengetahuan dikatakan ilmiah dan cara memperolehnya (mendapatkannya) yaitu :
     Objektif, artinya pengetahuan itu sesuai dengan objeknya atau didukung metodik fakta empiris
     Metodik, artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara-cara tertentu dan terkontrol
     Sistematik, artinya pengetahuan itu disusun dalam suatu sistem dimana satu sama lain saling menjelaskan, sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh
     Berlaku umum, artinya pengetahuan itu tidak hanya berlaku atau dapat diamati oleh seorang atau beberapa orang saja, tetapi semua orang dengan cara eksperimen yang sama akan memperoleh hasil yang sama atau konsisten

  16. 39.Usaha-usaha untuk mengenali alam semesta ini dari mulai awal sampai sekarang:
    a. Memberi nama benda-benda angkasa,bahkan selanjutnya menghormatinyasebagai dewa-dewa yang berpengaruh terhadap kehidupan makhluk dibumi ini.
    b. Manusia membaca gerak-gerik langitkemudian menentukan lamanya hari,bulan,antahun.dengan memperhatikan letak bintang,perbedaan letak bulan dan matahari.
    c. Galileo (1564-1642) membuktikan untuk pertama kalinya bahwa bumi hanya sebuah planet kecil diantara planet-planet yang lain.
    d. hasil pengamatan keppler (1571-1630) yang merupakan penganut ajaran copernicus membuahkan hukum keppler yang memperkuat pandangan heliosentris.isi hukum tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Orbit planet-planet yang mengelilingi matahari berupa elips dan matahari merupakan pusat didalam orbit tersebut.
    2. Semakin planet jauh dari matahari,laju planet didalam orbitnya semakin lambar.
    3. pangkat dua periode tempuh planet sebanding dengan pangkat tiga jarak planet ke matahari.
    e. isaac newton (1642-1772) mengembangkan hukum keppler dengan dilandasi mekanika menghasilkan hukum gravitasi semesta.Dikemukakan bahwa ada dua gaya pada planet ketika mengelilingi matahari.
    f. terdorong oleh masalah-masalah dalam astronomi timbul hukum-hukum cahaya gelombang elektromagnetik,kimia,fisisa atom,dan lain-lain.
    g. Albert Einstein (1879-1955) Telah berhasik merumuskan kembali mekanika klasik dan mengubah pesamaan-persamaan sesuai dengan hukum-hukum baru tentang cahaya.
    h. Dalam abad XX manusia behasil mendarat di bulan,mendekati venus,mengamati planet mars dan dapat tinggal diluar angkasa berbulan-bulan.Kemungkinan dalam abad yang akan datang perjalanan ke luar angkasa merupakan objek wisata tersendiri.
    40.Bintang adalah benda langit yang mengeluarkan cahaya sendiri.
    Unsur-unsur tata surya:
    a. Matahari sendiri berpenampang 1.400.000 km.
    b. sembilan buah planet ialah merkurius,venus,bumi,mars,yupiter,saturnus,uranus,neptunus dan pluto.
    c. 34 satelit antara lain bulan sebagai satelit bumi,dua buah satelit planet mars,14 buah satelit yupiter,10 buah satelit neptuntus.
    d. Beribu-ribu asteroid yang merupakan bongkahan batu-batu raksasa yang melayang-layang diangkasa sampai debu-debu halus.asteroid yang besar berpenampang 720 km dengan berat beribu-ribu ton.
    e. Bermiliar-miliar komet berupa bola salju kotor atau es beku,gas beku,dan sedikit batuan meteroid.
    41.Galaksi adalah kumpulan benda langit yang mengelilingi matahari.
    Jenis-jenis galaksi berdasarkan umurnya:
    a. galaksi tak beraturan
    b. galaksi spiral
    c. galaksi elips

  17. 29. a}. Usaha-usaha manusia dalam menjaga kebersihan air :

    1. Tidak mencemari air sungai, khususnya sungai air PAM, agar air sungai bebas dari pencemaran dan bisa dimanfaatkan oleh kita semua. Selain itu, ekosistem yang terdapat di sungai tetap terjaga kelestariannya.

    2. Mengurangi pemakaian deterjen yang mengandung bahan aktif yang kadarnya terlalu tinggi.

    3. Penghematan air, agar kita tetap menikmatinya sampai ke anak cucu.

    4. Meningkatkan kesadaran pencemaran lingkungan, khususnya lingkungan air agar kelestarian sumber daya alam tetap terjaga.

    B}. Usaha-usaha manusia dalam menjaga kebersihan udara :

    1. Mengurangi kendaraan yang beremisi tinggi.

    2. Membuat cerobong asap yang tinggi, untuk industri pabrik.

    3. Meningkatkan penanaman pohon.

    4. Meningkatkan kesadaran pencemaran lingkungan, khususnya udara agar kelestarian sumber daya alam tetap terjaga.

    30. Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui/tidak dapat habis meliputi air, tanah, tumbuhan dan hewan. Sumber Daya Alam ini harus kita jaga kelestariannya agar tidak merusak keseimbangan ekosistem. Sedangkan Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui/dapat habis itu contohnya barang tambang yang ada di dalam perut bumi seperti minyak bumi, batu bara, timah dan nikel. Kita harus menggunakan Sumber Daya Alam ini seefisien mungkin. Sebab, seperti batu bara, baru akan terbentuk kembali setelah jutaan tahun kemudian.

    31. perbedaan antara pseudo science dan pure science :
    Pseudosains adalah sains atau ilmu pengetahuan yang memakai tata cara yang dianggap ilmiah namun tidak menurut atau menganut metodologi ilmiah yang sahih dan benar. Bisa dikatakan ilmu pengetahuan yang palsu atau bohong. Sedangkan pure science adalah sains atau ilmu pengetahuan yang memakai tata cara yang memang ilmiah dan menganut metodologi ilmiah yang sahih dan benar. Bisa dikatakan ilmu pengetahuan yang asli atau benar.

  18. Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Pak ini tugas Ilmu Alamiah Dasar studi kasus soal dibuat artikel.
    Nama : Siti Romlah
    Jurusan : FKIP Bahasa Inggris 2 Siang UMT

    PERBANDINGAN MANUSIA DENGAN MAKHLUK HIDUP LAIN BAIK BINATANG MAUPUN TUMBUHAN

    Perbedaan manusia dibanding binatang,antara lain
    a. Manusia dapat berpikir,sehingga merupakan makhluk yang cerdas atau bijaksana (homo sapiens).
    b. Manusia dapat membuat alat-alat dan mempergunakannya,sehingga disebut sebagai manusia kerja (homo faber)
    c. Manusia dapat berbicara (homo languens),sehingga apa yang menjadi pemikiran dalam otaknya dapat disampaikan melalui bahasa kepada manusia lainnya.
    d. Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius),bukan bergerombol seperti binatang yang hanya mengenal hukum rimba,yang kuat itulah yang berkuasa.
    e. Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi (homo aeconomicus).
    f. Manusia menydari adanya kekuatan gaib yang memiliki kekuatan lebih hebat dari manusia,sehingga menjadi manusia beragama (homo religius).

    Adapun ciri-ciri kehidupan tumbuhan sebagai makhluk yang terendah adalah sebagai berikut:
    a. Daya gerak tumbuhan sangat sederhana,dilakukan dalam usaha mempertahankan hidupnya.
    b. Naluri untuk mempertahankan diri pada tumbuhan juga sederhana dengan cara pasif melalui duri-duri.
    c. Naluri untuk megembangkan keturunannya tampak lebih aktif pada hewan dan manusia dibanding tumbuh-tumbuhan.

    Sedangkan ciri-ciri kehidupan binatang yang kedudukannya lebih tinggi daripada tumbuhan nyata dari uraian-uraian berikut:
    a. Daya gerak binatang sudah lebih kentara daripada tumbuhan.
    b. Naluri untuk mempertahankan diri pada binatang lebih nyata karena memiliki daya gerak yang lincah.
    c. Naluri untuk mengembangkan keturunannya pada binatang juga berlangsung lebih aktif karena dijalankan secara langsung.
    Akhirnya,ciri-ciri kehidupan manusia sebagai makhluk yang tertinggi lebih sempurna dari binatang,apalagi bila dibandingkan dengan tumbuhan.Akal dan budi pekerti menjadi ciri manusia untuk membedakannya dari makhluk lain.
    Abiotic adalah salah satu komponen atau faktor dalam lingkungan. Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Pengertian komponen abiotik yang tepat adalah
    Abiotik merupakan lawan kata dari biotik. Komponen abiotik adalah komponen-komponen yang tidak hidup atau benda mati. Yang termasuk komponen abiotik adalah tanah, batu dan iklim, hujan, suhu, kelembaban, angin, serta matahari.
    Komponen abiotik dapat kita temui dimana saja. Komponen abiotik sama seperti komponen biotik, dimana juga berfungsi bagi kehidupan manusia.
    Abiotik tidak memiliki ciri sebagaimana faktor biotik, yaitu :
    1) Bernapas.
    2) Tumbuh.
    3) Berkembang biak.
    4) Iritabilita.
    5) Makan dan minum.
    6) Melakukan ekskresi.
    7) Beradaptasi dgn lingkunagnnya.
    Faktor abiotik adalah faktor pendorong untuk biotik sehingga biotik dapat hidup dan melakukan aktivitas.

    Faktor abiotik adalah faktor yang berasal dari alam semesta yang tidak hidup, misalnya udara, air, cahaya, dll. Fungsi-fungsi komponen abiotik dalam pemenuhan kebutuhan manusia dan yang dapat mempengaruhi ekosistem antara lain :

    Seperti yang kita ketahui, tempat dimana manusia tinggal dan berpijak adalah tanah. Manusia dapat beraktifitas, membangun rumah, gedung, bahkan bercocok tanam. Tanah juga ditempati oleh komponen biotik seperti tumbuhan dan hewan yang melakukan aktifitasnya setiap hari.

    Pada umumnya mahkluk hidup rata-rata dapat bertahan hidup hanya pada kisaran suhu 00C–400C. hanya mahkluk hidup tertentu saja yang dapat hidup dibawah 00C atau diatas 400C. hewan berdarah panas mampu hidup pada suhu dibawah titik beku karena memiliki bulu dan memiliki suhu tubuh yang konstan (tetap). Suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup. Temperatur lingkungan adalah ukuran dari intensitas panas dalam unit standar dan biasanya diekspresikan dalam skala derajat celsius. Secara umum, temperatur udara adalah faktor bioklimat tunggal yang penting dalam lingkunan fisik ternak. Supaya ternak dapat hidup nyaman dan proses fisiologi dapat berfungsi normal, dibutuhkan temperatur lingkungan yang sesuai. Banyak species ternak membutuhkan temperatur nyaman 13 – 18 oC atau Temperature Humidity Index (THI) < 72. Keadaan pergerakan molekul ditentukan oleh temperatur atau suhu. Makin tinggi suhu, maka akan mepercepat proses kehilangan air dari tanaman dan sebaliknya.
    Selama musim hujan, rata-rata temperatur udara lebih rendah, sedangkan kelembaban tinggi dibanding pada musim panas. Jumlah dan pola curah hujan adalah faktor penting untuk produksi tanaman dan dapat dimanfaatkan untuk suplai makanan bagi ternak.
    Curah hujan bersama temperatur dan kelembaban berhubungan dengan masalah penyakit ternak serta parasit internal dan eksternal. Curah hujan dan angin juga dapat menjadi petunjuk orientasi perkandangan ternak.

    Sinar matahari mempengaruhi sistem secara global, karena sinar matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.
    Radiasi matahari dalam suatu lingkungan berasal dari dua sumber utama:
    a. Temperatur matahari yang tinggi.
    b. Radiasi termal dari tanah, pohon, awan dan atmosfir.
    Petunjuk variasi dan kecepatan radiasi matahari, penting untuk mendesain perkandangan ternak, karena dapat mempengaruhi proses fisiologi ternak. Lingkungan termal adalah ruang empat dimensi yang sesuai ditempati ternak.. Mamalia dapat bertahan hidup dan berkembang pada suatu lingkungan termal yang tidak disukai, tergantung pada kemampuan ternak itu sendiri dalam menggunakan mekanisme fisiologis dan tingkah laku secara efisien untuk mempertahankan keseimbangan panas di antara tubuhnya dan lingkungan.

    Sekitar 80-90 % tubuh mahkluk hidup tersusun atas air. Zat ini digunakan sebagai pelarut di dalam sitoplasma, untuk menjaga tekanan osmosis sel, dan mencegah sel dari kekeringan. Air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan dalam pertumbuhan, perkecambahan dan penyebaran biji, bagi hewan dan manusia air diperlukan untuk minum dan sarana hidup lain seperti transportasi bagi manusia dan tempat hidup bagi ikan. Bagi unsur abiotik lain misalnya tanah dan batuan, air digunakan sebagai pelarut dan pelapuk.

    Selain berperan dalam menentukan kelembaban, angin juga berperan sebagai penyebaran biji tumbuhan tertentu. angin diturunkan oleh pola tekanan yang luas dalam atmosfir yang berhubungan dengan sumber panas atau daerah panas dan dingin pada atmosfir. Kecepatan angin selalu diukur pada ketinggian tempat ternak berada. Hal ini penting karena transfer panas melalui konveksi dan evaporasi di antara ternak dan lingkungannya dipengaruhi oleh kecepatan angin.
    Udara di atmosfer tersusun atas nitrogen (N2­­, 78 %), oksigen (O­2, 21 %), karbon dioksida (CO2,0,03 %), dan gas lainnya. Jadi gas nitrogen merupakan penyusun udara terbesar di atmosfer bumi.
    a. Nitrogen
    Unsur Nitrogen merupakan gas yang diperlukan oleh mahkluk hidup untuk membentuk protein, dan persenyawaan lainnya. Tumbuhan, hewan, dan manusia tidak mampu memamfaatkan nitrogen yang ada di udara secara langsung. Ada bakteri yang dapat menangkap nitrogen bebas dari udara misalnya, bakteri rhizobium yang hidup bersimbiosis diakar tanaman kacang, atau ganggang biru anabaena yang hidup bersimbiosis dengan azolla (tumbuhan air). Tumbuhan lainnya memperoleh nitrogen dalam bentuk nitrit atau nitrat. Nitrit dan nitrat secara alami terbentuk dari nitrogen diudara yang terkena lecutan petir, secara alami tanah memperoleh nitrit dan nitrat sehingga menjadi subur.
    b. Oksigen dan karbon dioksida
    Okigen (O­2) merupakan gas pembakar dalam proses pernapasan. Makanan, misalnya karbohidrat yang ada di dalam sel, mengalami pembakaran (oksidasi) guna mendapatkan energi. Oksidasi tersebut sering disebut sebagai pernapasan sel. Dalam pernapasan dihasilkan pula karbondioksida (CO2) dan air (H2O). baik tumbuhan maupun hewan memerlukan oksigen dari udara bebas untuk pernapasannya dlam rangka mendapatkan energi.
    c. Angin dan kelembaban
    Angin berperan membantu penyerbukan tumbuhan, menyebarkan spora dan biji tumbuhan. Bebrapa serangga hama tumbuhan dapat diterbangkan oleh angin ke tempat lain yang jauh.
    Kelembaban berperan menjaga organisme agar tidak kehilangan air karena penguapan. Beberapa mikroorganisme seperti jamur dan bakteri hidup di tempat-tempat yang lembab. Mikroorganisme tersebut tidak dapat hidup ditempat-tempat kering. Kelembaban adalah jumlah uap air dalam udara. Kelembaban udara penting, karena mempengaruhi kecepatan kehilangan panas dari ternak. Kelembaban dapat menjadi kontrol dari evaporasi kehilangan panas melalui kulit dan saluran pernafasan (Chantalakhana dan Skunmun, 2002). Kelembaban biasanya diekspresikan sebagai kelembaban relatif (Relative Humidity = RH) dalam persentase yaitu ratio dari mol persen fraksi uap air dalam volume udara terhadap mol persen fraksi kejenuhan udara pada temperatur dan tekanan yang sama (Yousef, 1984). Pada saat kelembaban tinggi, evaporasi terjadi secara lambat, kehilangan panas terbatas dan dengan demikian mempengaruhi keseimbangan termal ternak (Chantalakhana dan Skunmun, 2002).

    Mineral yang diperlukan tumbuhan misalnya belerang (S), fosfat (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), besi (fe), natrium (Na), dan khlor (Cl). Mineral-mineral itu diperoleh tumbuhan dalam bentuk ion-ion yang larut didalam air tanah. Mineral tersebut digunakan untuk berlangsungnya metabolisme tubuh dan untuk penyusun tubuh. Hewan dan manusia pun memerlukan mineral untuk penyusun tubuh dan reaksi-reaksi metabolismenya. Selain itu, mineral juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa dan mengatur fungsi fsikologi (faal) tubuh.

    Keasaman juga berpengaruh terhadap mahkluk hidup. Biasanya mahkluk hidup memerlukan lingkungan yang memiliki PH netral. Mahkluk hidup tidak dapat hidup di lingkungan yang terlalu asam atau basa. Sebagai contoh tanah di Kalimantan yang umumnya bersifat asam memiliki keanekaragaman yang rendah dibandingkan dengan didaerah lain yang tanahnya netral. Tanah di Kalimantan bersifat asam karena tersusun atas gambut. Oleh karena itu sulit dijadikan areal pertanian jika tidak diolah dan dinetralkan terlebih dahulu. Tanah yang bersifat asam dapat dinetralkan dengan diberikan bubuk kapur. Tanah berhumus seringkali bersifat asam. Tanah berkapur seringkali bersifat basa. Tanah bersifat basa dapat dinetralkan dengan diberi bubuk belerang.

    Jika kadar garam tinggi, sel-sel akar tumbuhan akan mati dan akhirnya akan mematikan tumbuhan itu. Didaerah yang berkadar garam tinggi hanya hidup tumbuhan tertentu. Misalnya pohon bakau di pantai yang tahan terhadap lingkungan berkadar garam tinggi.

    Topografi artinya keadaan naik turunnya permukaan bumi disuatu daerah. Topografi berkaitan dengan kelembaban, cahaya, suhu, serta keadaan tanah disuatu daerah. Interaksi berbagai faktor itu membentuk lingkungan yang khas. Sebagai contoh keanekaragaman hayati di daerah perbukitan berbeda dengan didaerah datar. Organisme yang hidup di daerah berbukit berbeda dengan daerah datar. Topografi juga mempengaruhi penyebaran mahkluk hidup.

    Garis lintang yang berbeda menunjukan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara tidak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme dipermukaan bumi. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja.
    Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa dan di antara dua benua, memiliki curah hujan yang cukup tinggi, rata-rata 200-225 cm/tahun. Dengan curah hujan yang tinggi dan merata, cahaya matahari sepanjang tahun, dan suhu yang cukup hangat dengan suhu rata-rata 27 ­­0 C, Indonesia memiliki keaneka ragaman flora dan fauna yang tingggi.
    Kebenaran Ramalan Ptolomeus tentang Terra Australis Incognica
    Apa sih Terra Australis Incognita…?
    Mau tau?!Yuk kita cari tau…
    Dalam bahasa latin Terra Ausrtralis Incognita adalah tanah tak dikenal dari selatan.Dan menurut hipotesis yang ada pada peta Eropa abad 15-18 dengan nama lainnya”Magallanica atau tanah magellan”.Sedangkan dalam bahasa Spanyol”La Australia del Espiritus Santo atau tanah selatan dari roh kudus”.Atau dalam bahasa Prancis”La grande de pulau jawa atau Pulau jawa besar”.Nah…Terra Australis adalah salah satu dari beberapa nama yang ditujukan ke benua Australia.
    Gagasan tentang Terra Australis sendiri diperkenalkan oleh Aristoteles,kemudian ide-idenya dikembangkan oleh Ptolomeus.Menurutnya samudra Hindia bagian selatan tertutup oleh tanah dan tanah dari belahan bumi utara harus seimbang dengan bagian selatan.Teory Ptolomeus ini terkenal dengan Ptolemy (Ramalan Ptolomeus) yang terkenal di Eropa pada masa Reinaissance.
    Jadi Samudra Hindia tidak benar-benar menggambarkan seperti benua,namun mereka menunjukan Afrika yang tidak memiliki batas laut selatan.Namun dari penjelajahan Age of discovery pada abad 15 membuktikan bahwa Afrika hampir dikelilingi laut.Selama berabad-abad gagasan Terra Australis secara bertahap kehilangan pegangan sehinggapada tahun 1615,Jacob Le Maire dan Willem Schouten`s Capehorn membuktikan bahwa Teirra del feugo adalh pulau yang relatif kecil.Sedangkan pada 1642 pengeliling New Hollan membuktikan bahwa Australia bukan dari benua selatan dan itu mitos.
    Pada tahun 1814 Matthew Flinders menerbitkan buku A`voyage Ke Terra Australis dimana ia menulis:
    Ada kemungkinan tidak ada,bahwa setiap tubuh terpisah dengan yang lain dan dari tingkat yang sama,pernah ditemukan pada ujung lintang selatan dengan nama Terra Austrlis.Oleh karena itu pentingnya letak geografisnya suatu negara.
    ……Dengan catatan di bagian bawah halaman.
    “Apakah aku diizinkan sendiri inovasi apapun istilah aslinya,itu akan dikonfersikan kedalam Australia,sepertinya lebih menyenangkan di telinga”.
    Flinder menyimpulkan bahwa Terra Australis sebagai hipotesis dari Aristoteles,sedangkan ptolomeus tidak pernah ada.Dia hanya ingin nama Ausrtalia dianggap ramalan darinya.Namun kesimpulannya telah terungkap dari sebuah kesalahan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s