Assalamualaikum.

Assalamualaikum, semua blogger.

Hari ini aku mulai (lagi) ngeblog.

Semoga bermanfaat bagiku dan orang lain.

Anda ingin memberi manfaat untuk saya? Komentari saja!

3 thoughts on “Assalamualaikum.

  1. Assalamu’alakum…

    Pak Khairul Ini alamat blog saya dhevitamala.wordpress.com…awalnya saya ragu dengan kemampuan saya ntuk mengerjakan tugas karna saya belum pernah membuat artikel…..dengan segala kemapuan yang saya miliki Alhamdulillah tugas yang bapak berikan kepada saya dapat saya selesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan….

    Thanks for all…

  2. Pakaian (sandang) adalah salah satu kebutuhan pokok manusia di samping makanan (pangan) dan tempat tinggal (papan). Selain berfungsi menutup tubuh, pakaian juga dapat merupakan pernyataan lambang status seseorang dalam masyarakat. Sebab berpakaian ternyata merupakan perwujudan dari sifat dasar manusia yang mempunyai rasa malu sehingga berusaha selalu menutupi tubuhnya. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahwa pakaian berarti barang yang dipakai, seperti baju, celana, dan lain sebagainya.
    fungsi utama pakain ialah penutup dan pelindung tubuh dari cuaca.namun saat ini fungsi nya bukan hanya sebagai penutup dan pelindung dari cuaca,pakaipun kini berfungsi sebagai pengenal dan penanda tingkat strata social di masyarakat.
    Menurut Al-Qur’an Surat An-Nahl : 81 dan Surat Al-A’raaf : 26-, pakaian itu mempunyai tiga fungsi utama yaitu :
    1 Sebagai penutup aurat.
    2. Sebagai perhiasan. Maksudnya adalah sebagai perhiasan untuk memperindah penampilan dihadapan Allah dan sesama manusia. Sebagai perhiasan, seseorang bebas merancang dan membuat bentuk atau mode serta warna pakaian yang dianggap indah, menarik, serta menyenangkan, selama tidak melanggar batas-batas yang telah ditentukan.
    3. Sebagai pelindung tubuh dari hal-hal yang merusak, seperti panas, dingin, angin kencang, sengatan matahari dan sebagainya.
    ./
    Banyak usaha yang telah manusia lakukan untuk memenuhi kebutuhan akan sandang sejak zaman dahulu hingga saat ini,mulai dari memanfaatkan pakaian dari kulit kayu dan hewan yang tersedia di alam. Misalnya, orang Irian Jaya yang memakai koteka untuk laki-laki dan sali lokal untuk perempuannya. Busana tersebut hanya menutupi bagian-bagian tertentu dari tubuh yang dianggap vital. Setelah manusia mengenal teknologi, Kemudian manusia mengembangkan alat untuk pemintal kapas menjadi benang untuk ditenun menjadi bahan pakaian.baik yang menggunakan mesin ataupun mengandalkan tenaga manusia.
    Namun saat ini orang-orang yang menganggap diri mereka berbudaya pun sering tak segan-segan untuk menanggalkan busana mereka. Semakin minim, semakin seksi, dianggap menjadi semakin menarik. Itulah akibat jika berpakaian hanya berdasarkan budaya masyarakat dan mengikuti model

    ================================================
    Rumah tradisional yang ada di Indonesia pada umum nya di pengaruhi oleh letak geografis dan iklim,rumah tradisionalpun terinspirasi dari adat dan lingkungan alam yang ada disekitar mereka.hampir sebagian besar rumah-rumah tradisional yang ada berbentuk rumah panggung dengan menggunakan kaki-kaki pada bagian dasar nya. Penggunaan kaki-kaki berfungsi sebagai penyanggah sekaligus sebagai peredam pada saat gempa.dari hal demikian kita dapat simpulkan bahwa masyarakat Indonesia yang jauh dari peradaban canggih seperti sekarang ini pun telah mengenal teknologi yang dapat kita katakana brilian.
    Pemanfaatan teknologi sederhana namun efisien tidak hanya pada pembuatan rumah dengan menggunakan kaki-kaki sebagai penyanggah,penggunaan bahan material yang bersumber dari alam pun merupakan penerapan teknologi yang tepat guna.penggunakan dedaunan sebagai atap,kayu atau pun bamboo dapat berfungsi sebagai penghangat ruangan di waktu cuaca dingin sekaligus penyejuk ruangan dikala cuaca panas,penggunaan dedaunan dapat pula menggurangi beban rumah,hal itu berpengaruh ketika terjadi gempa,karena menggunakan material yang relatif ringgan,sehingga dapat menguragi dan meminimalisir kerusakan akibat gempa.

    Seiring dengan bertambah maju nya teknologi,peradaban,budaya dan semakin berkurang nya material rumah yang bersumber dari alam maka sudah jarang kita temui rumah-rumah tradisional yang masih tetap bertahan hingga saat ini.bangunan-bangunan yang pernah Berjaya pada masanya itu kini telah digantikan dengan bangunan-bangunan yang modern dengan bahan baku yang tidak lagi bergantung pada alam.tidak hanya itu saja meningkatnya populasi manusia yang menyebabkan semakin berkurang nya lahan-lahan untuk membuat bangunan juga turut mempengaruhi.bila pada zaman dahulu rumah di buat besar dan luas maka saat ini rumah-rumah dibuat bersusun keatas.dengan demikian teknologi pembuatan pondasi nya pun berbeda dengan rumah-rumah tradisional.bila rumah tradisional membuat pondasi hanya untuk menopang rumah dengan satu lantai maka saat ini pondasi di buat untuk menopang bangunan yang berlantai lebih dari satu.
    Teknologinya pun tidak sesederhana rumah-rumah tradisional,rumah-rumah modern dibangun dengan menerapkan teknologi yang lebih maju baik dari material atau pun alat-alat yang di gunakan.
    =================================================
    Meskipunn pemerintah berdalih bahwa seluruh masyarakat Indonesia makanan pokok nya adalah beras,dan melakukan campur tangan terhadap harga beras dengan menetapkan harga minimum dan juga menjadikan nya sebagai komoditas politik,namun sebenar nya masyarakat Indonesia mengkonsumsi banyak makanan pokok selain beras.sebagai contoh di daerah papua mereka mengkonsumsi sagu sebagai makakan pokoknya.Sagu,kedelai,jangung,dan gandum merupakan makanan pokok selain beras yang di konsumsi oleh masyarakat di Indonesia.
    Terjadi nya pergeseran pola hidup dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri menjadi penyebab mengapa masyarakat harus mencari makanan pokok lain selain beras.banyak nya lahan pertanian beralih pungsi menjadi kawasan indrustri menyebabkan produksi beras berkurang sehingga untuk memenuhi konsumsi beras nasional,Negara yang pernah menjadi salah satu Negara terbesar pengekspor beras kini justru harus mengimpor beras dari Negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri nya sendiri.
    Tidak hanya itu,pola konsuntif masyarakat memperparah kondisi beras di Indonesia.saat ini pemerintah sedang mempromosikan terigu dan bahan makanan pokok lain selain beras untuk mengurangangi kebutuhan beras yang semakin meningkat setiap tahun nya.barangkali sudah saat nya masyarakat Indonesia lebih menghargai para petani dari pada para pemilik modal yang menyulap lahan untuk pertanian menjadi kawasan industry,perumahan,atau bahkan kawasan komersial untuk memuaskan hasrat berbelanja masyarakat.pemerintahpun harus lebih bijak dengan tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi dengan mudah nya pemilik modal mendapat kan izin untuk apapun termaksud untuk kegiatan yang merusak alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s